DPRD Jatim Desak Pemprov Segera Isi 9 Jabatan Kosong
SR, Surabaya – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk segera mengisi sembilan jabatan pimpinan yang kosong selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, langkah ini krusial guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal tanpa hambatan manajerial yang dapat mengganggu pelayanan publik.
Bukan tanpa alasan. Ia menyoroti, banyak fenomena pejabat yang terpaksa mengemban tanggung jawab ganda di lingkungan Pemprov Jatim. Kondisi ini terjadi karena seorang pejabat harus menjalankan tugas di posisi definitifnya sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di dinas atau instansi lain yang kosong.
“Fokus perhatiannya harus terbagi-bagi. Yang mestinya bisa lebih maksimal, akhirnya harus ada yang dikorbankan karena memang menjabat di dua posisi yang berlainan,” tegas Yordan, Jumat (19/6/2026).
Meskipun sejauh ini berbagai tugas pemerintahan masih dapat teratasi, Yordan memperingatkan bahwa rangkap jabatan memiliki dampak negatif yang nyata.
“Performa seorang pemimpin tidak akan bisa mencapai titik tertinggi jika fokus dan energinya terpecah untuk mengurusi dua instansi yang berbeda secara bersamaan,” tuturnya.
Ia pun menjabarkan, idealnya pengisian jabatan seharusnya dilakukan tanpa adanya jeda waktu yang lama. Hal ini terutama berlaku untuk posisi-posisi yang ditinggalkan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa purna tugas atau pensiun. Disamping itu, proses persiapan pengisian jabatan seharusnya bisa dilakukan jauh-jauh hari sebelum pejabat lama pensiun.
“Idealnya tidak ada jeda. Begitu ada yang pensiun, langsung terisi dengan pejabat definitif. Kenapa? Karena pensiun itu kan sudah terencana dan sudah diketahui kapan jadwalnya,” ucap politisi PDI Perjuangan itu.
Sejauh ini, lanjutnya, Pemprov Jatim memang telah memiliki instrumen untuk menyaring pimpinan baru melalui sistem open bidding (lelang terbuka) maupun pengembangan manajemen talenta. Namun, Yordan menyayangkan hingga saat ini instrumen tersebut belum membuahkan hasil nyata berupa penunjukan pejabat definitif di posisi yang kosong.
Hingga bulan Juni 2026, mengutip kompas.com. masih ada sembilan jabatan kosong yang krusial di lingkup Pemprov Jatim. Dari sembilan jabatan Eselon II tersebut, ada lima yang saat ini diisi Plt. Jabatan yang masih kosong, di antaranya:
- Asisten Administrasi Umum (Asisten) III
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim
- Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim
- Kepala Dinas Perkebunan Jatim
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Jatim
- Bakorwil Pamekasan
- Bakorwil Jember
- Dua jabatan Staf Ahli Gubernur. (*/hk/red)
Tags: Dprd jatim, jabatan kosong, pemprov jatim, superradio.id, Yordan Batara Goa
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





