Tekan Populasi Hama Pertanian, Warga Mojo Lepas Satwa Predator 

Yovie Wicaksono - 29 June 2020
Masyarakat Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, melepas satwa pemangsa ke alam bebas untuk menekan populasi hama pertanian. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Masyarakat Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, memiliki cara tersendiri untuk menekan populasi hama pertanian. Salah satunya dengan melepas satwa pemangsa ke alam bebas.

Bagi masyarakat setempat yang sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai petani ini menganggap, cara tersebut sangat efektif  dan ramah lingkungan ketimbang menggunakan obat-obatan yang bersifat kimia.

Pelepasan satwa ini dilaksanakan oleh komunitas, kelompok  petani serta pemuda karang taruna sekitar. Sejumlah satwa yang dilepas tersebut berjumlah sekitar seratusan. Jenisnya  antara lain burung cendet yang biasa suka memangsa belalang hama pertanian, burung cucak ijo, burung jangkitut, burung kacer, serta jenis hewan predator lainnya.

Ketua komunitas peduli lingkungan dan satwa, Imam Syaifudin mengatakan, tujuan dari pelepasan satwa pemangsa ini adalah untuk menekan populasi hama pertanian. Menurutnya persoalan hama ini menjadi momok bagi para petani.

“Kita juga berharap dengan pelepasan hewan predator ini dapat meningkatkan higienis daripada kualitas hasil pertanian masyarakat disini. Kita tanpa mengandalkan  pestisida atau obat-obatan kimia yang lain, tentu hasilnya lebih bagus seperti halnya tahun sebelumnya,” papar Imam Syaifudin.

Guna menjaga kelangsungan ekosistem mata rantai makanan, Imam tidak lupa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memantau atau mengawasi keberadaan pemburu satwa liar di lingkungan masing-masing.

“Selama ini masyarakat sudah berpartisipasi penuh atas pengawasan dan kepedulian satwa satwa liar yang ada disini, terutama jenis satwa predator pertanian,” katanya.

Hewan jenis predator yang dilepas ini merupakan hasil swadaya masyarakat setempat. Mereka bersama-sama berkomitmen untuk saling berpartisipasi menjaga kawasan lahan pertanian dari serangan hama.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada instansi terkait, kiranya memberikan bantuan berupa  hewan jenis predator hama pertanian kepada masyarakat yang mungkin masih diperlukan. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.