Surabaya Mulai Petakan Data Kemiskinan di Tiap Kecamatan

Yovie Wicaksono - 24 October 2022

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya mulai memetakan data kemiskinan di tiap-tiap kecamatan dengan mengacu pada data dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, jumlah angka kemiskinan di Kota Pahlawan mencapai 200 ribu kepala keluarga (KK) dan masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2.

Pemkot Surabaya melakukan kroscek melalui aplikasi Chek In Warga, yang hasilnya banyak KK yang tinggal di luar Kota Surabaya. “Ternyata banyak yang tidak ada di Surabaya,” ujar dia, Senin (24/10/2022).

Menurut Eri, data tersebut sudah berubah karena Pemkot Surabaya memiliki bukti foto rumah beserta aset yang dimiliki warga.

“Ini yang akan saya sampaikan datanya kepada Pak Menteri, sehingga yang betul membutuhkan dari 200 ribu KK yang masuk desil 1 dan 2 itu akan kami selesaikan di tahun 2023,” katanya.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya serius dalam menyelesaikan pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Kota Pahlawan. Untuk itu, program Padat Karya menjadi salah satu aktualisasi konsep penanggulangan kemiskinan yang dirancang dengan melibatkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam mengelola aset milik Pemkot Surabaya.

“Bagaimana anggaran pemerintah itu bisa mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Surabaya. Itu adalah pikiran saya. Di situlah anggaran pemkot bisa dikerjakan oleh warga Surabaya, seperti pembuatan seragam sekolah dan paving yang membuat penurunan kemiskinan cukup cepat,” pungkasnya. (*/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.