Teatrikal hingga Dansa Bersama Meriahkan Hari Patimura ke-208 di Surabaya
Prosesi arakan obor oleh muda-mudi Maluku tergabung dalam Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Surabaya dalam peringatan Hari Pattimura ke-208 di Surabaya, di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Pemasangan obor oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath sebagai tanda dimulainya gelaran Hari Pattimura ke-208 di Surabaya disaksikan pejabat Bakesbangpol Jatim Nurul Ansori di BK3S. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Teatrikal perjuangan Kapitan Pattimura saat berhasil merebut benteng Duustede dan menewaskan Residen Belanda Van den Berg di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Moment pemeran Kapitan Pattimura dikhianati antek Belanda, ditangkap, dan menghadapi tiang gantungan dalam teatrikal peringatan Hari Pattimura ke-208 di Surabaya, Minggu (18/5/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Tari Lenso, tari penyambutan tamu tradisi Maluku menyambut ratusan para tamu yang hadir dalam peringatan di Hari Pattimura ke-208 di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath memberi cindera mata kepada para sesepuh Maluku di Surabaya yang diberikan secara simbolik kepada Prof Dr dr Paul L Tahalele SpB, dalam peringatan di Hari Pattimura ke-208 di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025). (foto: dok KPPM Surabaya)
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath membaur dan berjoget bersama warga Jawa Timur Keturunan Maluku yang hadir dalam peringatan Hari Pattimura ke-208 di Surabaya dan juga temu jumpa di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
SR, Surabaya – Gebyar Hari Pattimura ke-208 di Surabaya berlangsung meriah. Bertempat di Gedung BK3S Jatim, Minggu (18/5/2025), acara yang bertema “Menghidupkan Semangat Patimura dalam Jiwa Generasi Muda Maluku” sukses menyatukan semangat hampir ribuan peserta yang hadir.
Mulai dari anak-anak hingga generasi tua tampak berkumpul merayakan Hari Patimura disana. Bakesbangpol Surabaya, Bakesbangpol Jatim, hingga Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath beserta jajaran juga hadir mengikuti rangkaian acara.
Acara diawali dengan arakan obor oleh para muda-mudi Maluku sejauh 1,5 kilometer menuju gedung utama. Dilanjutkan penyerahan obor ke Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath sebagai tanda dimulainya acara.
Tak lupa tarian lenso menyambut kedatangan para tamu. Suasana makin khidmat ketika narasi pattimura dibacakan. Perjuangan Kapitan asal Maluku itu tergambar lewat teatrikal yang dibawakan muda-mudi disana.
Ketua panitia, Ketua Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Surabaya Frans Huwaeya SH MM menyebut, kegiatan ini merupakan acara rutin tahunan sebagai penghormatan atas jasa pahlawan Thomas Matulessy atau yang biasa dikenal sebagai Kapitan Pattimura.
Kegiatan pun makin meriah ketika lagu-lagu Maluku dinyanyikan. Seluruh peserta membaur, berdansa bersama sambil menikmati suasana.
Wakil Gubernur Maluku H Abdullah Vanath, jauh-jauh hadir langsung dari Maluku ke Surabaya mengaku takjub pada semangat warga Jawa Timur keturunan Maluku yang antusias memperingati Hari Pattimura ke-208
“Kalau dulu Pattimura berjuang melawan penjajah, maka musuh kita saat ini adalah perjuangan melawan kebodohan, kemiskinan, ketertinggalan, keterbelakangan dan isu yang memecah belah persatuan indonesia,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu tokoh sesepuh Maluku di Surabaya Prof Dr dr Paul L Tahalele SpB turut berharap semangat teman-teman terus berkobar ikut membangun daerah mereka tinggal sekarang. “Ini adalah motivasi bagi warga jatim keturunan Maluku. Semangat ini harus kita pupuk bersama, Bhinneka Tunggal Ika membangun jatim seperti juga membangun Maluku,” pesan dokter ahli bedah jantung itu. (hk/red)
Tags: hari pattimura, Pahlawan nasional, superradio.id, surabaya, wagub abdullah vanath
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





