SIER Sulap 12 Kampung Surabaya Siap ProKlim Nasional
SR, Surabaya – Sebanyak 12 kampung di Kota Surabaya tengah bersiap menghadapi penilaian Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat nasional. Untuk memperkuat kesiapan tersebut, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah berupa dropbox sampah anorganik dan alat komposter kepada sejumlah RW yang menjadi kandidat peserta.
Bantuan tersebut diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SIER sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menciptakan lingkungan berkelanjutan. Total 12 unit dropbox sampah anorganik dan 30 unit komposter disalurkan kepada 12 RW di 12 kelurahan.
Sarana tersebut diharapkan memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari kelengkapan penilaian ProKlim kategori Utama dan Lestari yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER Yogi Widi Kurniawan kepada Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Wasis Sutikno di Wisma SIER, Rabu, 8 Juli 2026.
Yogi mengatakan, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan harus dimulai dari keterlibatan masyarakat. Karena itu, bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat kampung-kampung yang telah memiliki inisiatif dalam menjaga lingkungan.
“Pengelolaan lingkungan yang baik harus dimulai dari masyarakat. Melalui bantuan dropbox dan komposter ini, kami berharap kampung binaan semakin siap menghadapi penilaian ProKlim sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah berkelanjutan,” ujar Yogi.
Teknologi Komposter Lebih Modern
Sementara itu, Wasis Sutikno mengapresiasi langkah SIER yang mendukung kampung-kampung Surabaya menuju ProKlim nasional. Menurutnya, fasilitas pengolahan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian program tersebut.
“Sarana pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi kelengkapan penting dalam ProKlim dan membantu masyarakat mengelola sampah secara mandiri,” kata Wasis.
Salah satu penerima bantuan, RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, bahkan menjadi satu-satunya kampung di Surabaya yang mengikuti ProKlim kategori Lestari, kategori tertinggi dalam program tersebut. Ketua RW 09 Rungkut Kidul Rahman mengatakan, bantuan komposter dari SIER memiliki teknologi yang lebih modern sehingga membantu warga mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos.
“Kami berterima kasih kepada SIER karena sangat peduli terhadap lingkungan. Komposter ini membantu menghasilkan kompos sekaligus mengolah lindi dalam satu alat,” ujarnya. Dengan tambahan fasilitas tersebut, kampung-kampung peserta ProKlim diharapkan semakin siap mewujudkan pengelolaan sampah mandiri dan target lingkungan yang lebih berkelanjutan. (*/rri/red)
Tags: kampung proklim, ligkungan, sier, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





