Said Abullah Bantu Pengeboran Sumur di Desa Terdampak Kekeringan
SR, Sumenep – Anggota DPR RI asal Pulau Madura, Jawa Timur, MH Said Abdullah membantu melakukan pengeboran sumur air bersih di desa terdampak kekeringan yakni Desa Siring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
“Bantuan pengeboran di desa itu kami lakukan, setelah menerima aspirasi langsung dari masyarakat saat acara reses beberapa waktu lalu,” kata Said Abdullah di Sumenep, Senin (16/2/2026).
Sebelumnya pada Sabtu (7/2/2026) anggota DPR RI asal Kabupaten Sumenep itu melakukan serap aspirasi ke sejumlah desa di Kecamatan Manding. Salah satunya di Desa Giring. Setelah menerima langsung keluhan warga dalam kegiatan reses beberapa waktu lalu, kini bantuan pengeboran sumur air bersih sudah mulai direalisasikan di lapangan melalui Said Abdullah Institute.
Proses pengeboran dilakukan dengan kedalaman antara 100 meter hingga 150 meter sesuai dengan hasil komunikasi dan instruksi yang disampaikan politisi kebanggaan masyarakat Madura itu. “Ini bentuk tanggung jawab saya kepada masyarakat. Jangan sampai setiap kemarau warga selalu kesulitan air. Kalau memang harus dibor lebih dalam, ya kita bor sampai 100 sampai 150 meter,” ujar Said.
Sebelumnya Said yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu menyerap aspirasi warga di Desa Siring menyampaikan yang mengungkapkan kondisi sulit masyarakat setiap musim kemarau.
“Di sini (Desa Giring) di tempat yang kita tempati pada waktu musim kemarau kami sangat membutuhkan air bersih, Pak,” ujar warga.
Ia menjelaskan upaya pengeboran sebenarnya sudah pernah dilakukan difasilitasi pemerintah desa. Namun belum menghasilkan sumber air. “Kemarin kami sudah difasilitasi sama Bapak Kepala Desa, sudah di bor mungkin empat titik, namun tidak menemukan sumber air,” katanya.

Menurut warga, kemungkinan besar sumber air berada pada kedalaman yang lebih jauh dari pengeboran sebelumnya. “Mungkin yang dibutuhkan di sini bor yang dalam. Kedalaman lebih dari 100 meter, Pak,” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut Said Abdullah langsung instruksi kepada timnya untuk menindaklanjuti kebutuhan pengeboran sumur air bersih. “Sherly, telepon Tim Pastikan kedalaman 100 sampai 150 meter, Di WA saja bilang saya yang minta,” kata Said kala itu.
Ia menekankan persoalan air bersih tidak boleh terus menjadi beban masyarakat, terlebih saat musim kemarau. “Jangan sampai masyarakat masih berkutat di masalah air. Secepatnya dikerjakan,” ujarnya. Said menegaskan bantuan pengeboran air tersebut akan menjadi tanggung jawab pribadinya, bukan dibebankan kepada pemerintah daerah maupun pusat.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Desa Siring merupakan satu dari 64 desa yang biasa mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih saat musim kemarau.
“Dengan adanya bantuan pengeboran dari dana pribadi anggota DPR RI ini, setidaknya jumlah desa yang mengalami kekeringan di Sumenep akan berkurang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep Achmad Laili Maulidy. (*/ant/red)
Tags: desa kekeringan, dpr ri, Said Abdullah, sumenep, sumur bor, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





