PPKM Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Kata Armuji Terkait Skema Menuju Endemi

Yovie Wicaksono - 18 April 2022
Wakil Walikota Surabaya Armuji. (Foto : Istimewa)

SR, Surabaya – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayah Jawa-Bali berakhir pada Senin (18/4/2022).

Pada PPKM Jawa-Bali yang berlaku selama dua pekan sejak 5 April lalu, jumlah daerah pada Level 1 mengalami kenaikan dari yang sebelumnya 6 daerah menjadi 20 daerah. Kenaikan jumlah daerah juga terjadi pada Level 2, yaitu 99 daerah dari yang sebelumnya 83 daerah dan secara otomatis menurunkan jumlah daerah di Level 3, yakni dari yang sebelumnya 39 daerah menjadi hanya 9 daerah.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, dalam satu minggu terakhir angka konfirmasi harian Covid-19 di Kota Surabaya tidak melebihi angka 50 kasus. Dengan kumulatif kesembuhan mencapai 112.929 jiwa atau 97,4 persen.

“Berkat kerja keras kita semua akhirnya berbagai relaksasi dan pelonggaran aktivitas masyarakat di Surabaya dapat berjalan dengan baik,” kata Armuji.

Terkait dengan ramainya wacana transisi dari pandemi menuju endemi, Armuji menyebutkan bahwa itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yang harus diputuskan dengan pertimbangan dan kehati – hatian belajar dari berbagai pengalaman.

Ia mengatakan, beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan saat memasuki fase transisi ke endemi diantaranya adalah tingkat kekebalan masyarakat tinggi, tingkat kasus rendah, dan kapasitas respons fasilitas kesehatan yang memadai maupun menggunakan surveilans aktif.

“Memang kalau kita lihat sekarang aktivitas masyarakat sudah berangsur – angsur normal, ekonomi kembali menggeliat, pusat – pusat keramaian mulai didatangi dan infeksi Covid-19 bisa terkendali,” tegas Armuji. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.