PMI Ditetapkan sebagai Duta Bela Negara dan Duta Pariwisata

Yovie Wicaksono - 18 December 2019
Peringatan Migrant Day 2019 di GOR Vira Yudha Madivif 2 Kostrad Kabupaten Malang, Rabu (18/12/2019). Foto : (Istimewa)

SR, Malang – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki peran penting untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Oleh sebab itu, pihaknya menetapkan PMI sebagai Duta Bela Negara dan Duta Pariwisata.

“Kami tetapkan pekerja migran Indonesia sebagai Duta Bela Negara dan Duta Pariwisata,” ujarnya dalam peringatan Migrant Day 2019 di GOR Vira Yudha Madivif 2 Kostrad Kabupaten Malang, Rabu (18/12/2019).

Sebelumnya, Plt Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) Aris Wahyudi dalam peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Surabaya, Selasa (17/12/2019) mengatakan, setidaknya ada 179 negara penempatan PMI yang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Indonsia.

“Kami ingin meminta dukungan dan bantuan kawan-kawan migran untuk juga bisa membawa Indonesia dikenal dunia. Migran bisa bercerita tentang indahnya Indonesia, potensi ekonomi Indonesia,” ujar Aris.

Melalui hal tersebut, diharapkan nantinya warga negara asing (WNA) tertarik dan datang ke Indonesia sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Terlebih, dalam bidang pariwisata Indonesia menjadi unggulan sekaligus standar di ASEAN.

Aris Wahyudi (kiri) dalam peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Surabaya, Selasa (17/12/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Aris mengatakan, terkait Duta Pariwisata pihaknya akan memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan di bidang pariwisata, nasionalisme serta wawasan nusantara kepada para PMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Nanti dalam pembekalan, pelatihan dan berbagai aktivitas untuk calon PMI itu selalu harus dikaitkan dengan kepariwisataan, nasionalisme, wawasan nusantara secara benar, bukan hanya setengah-setengah. Sehingga PMI mampu memperkenalkan kebaikan Indonesia di mata dunia,” tandasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.