Pertuni Jatim Perjuangkan Pembaruan Perda Disabilitas, Kusnadi : akan Kami Fasilitasi

Yovie Wicaksono - 13 September 2022

SR, Surabaya –  Sekira empat pengurus Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Jatim mendatangi gedung DPRD Jatim, Selasa (13/9/2022).

Ketua 1 Pertuni Jatim, Danny menjelaskan, tujuan kedatangan mereka guna silaturahmi sekaligus diskusi terkait  Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas.

“Pada November 2021 teman-teman mengadakan Musda menghasilkan program kerja yang mana kami pengurus itu Januari hingga Februari mengerucutkan program tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, Perda yang berjalan sejak 2013 tersebut sudah waktunya untuk diperbarui. Terlebih melihat banyaknya perkembangan situasi yang memerlukan payung hukum khusus. “Sehingga kami perlu Perda disabilitas untuk Jatim diperbarui supaya ada payung hukum yang jelas sesuai perkembangan terbaru,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya berharap DPRD Jatim dapat membantu dalam merancang poin-poin yang perlu ditambahkan. “Saya mohon kami nanti bisa banyak berdiskusi dengan DPRD utamanya Komisi E, karena untuk membuat rancangan Perda itu juga butuh banyak diskusi, banyak aspek yang dipertimbangkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Kusnadi mengatakan, substansi Perda tersebut diperuntukan kepada disabilitas. Maka agar payung hukum dapat sesuai dengan permasalahan yang dihadapi di lapangan, sepatutnya draft rumusan dirancang oleh yang berkepentingan. 

“Maka kalau ini berhubungan dengan persoalan disabilitas, yang paham tentang kendalanya adalah yang mengalami,” kata Kusnadi.

Jika draft telah tersusun, maka pihaknya akan membantu mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat dewan.

“Monggo dikomunikasikan dengan disabilitas yang lain, tentang dimana tempat untuk bertemu saya bisa fasilitasi. Nanti kalau sudah selesai disusun, draftnya titipkan saya untuk Raperda itu bisa dibahas oleh kelengkapan dewan,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari. Ia menyebut, terkait Perda akan dikoordinasikan antar disabilitas. 

“Kami mengapresiasi niatan maupun upaya dari Pertuni mendata dan memperbarui data anggota terkait data pribadi dan latar belakang pendidikan. Dan mengapresiasi terkait revisi Perda baru tentang disabilitas,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.