Sempat Diperiksa KPK, Jatmiko Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bupati Tulungagung
SR, Blitar – Jatmiko Dwijo Seputro, adik kandung Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mengeklaim dirinya tidak terlibat dalam kasus yang menjerat kakaknya.
Penegasan itu disampaikan Jatmiko dikutip dari Kompas.com, setelah dirinya sempat ikut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (10/4/2026).
Seperti diketahui, Gatut Sunu Wibowo telah menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
Jatimko menjelaskan, dirinya tidak berada di Pendopo Kabupaten Tulungagung saat KPK melakukan OTT terhadap kakaknya, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat (10/4/2026) sore.
Saat OTT berlangsung, ia mengaku sedang berada di rumahnya di Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, yang berjarak sekitar 17 kilometer dari Pendopo Kabupaten Tulungagung.
Kemudian pada Jumat (10/4/2026) malam, saat hendak keluar dari area rumah Gatut Sunu, Jatmiko berpapasan dengan tim penyidik KPK yang diduga hendak melakukan penggeledahan di rumah tersebut.
Setelah mengetahui bahwa Jatmiko adalah adik kandung Gatut Sunu Wibowo, kata dia, penyidik KPK menggeledah mobil dan menyita ponsel, serta membawanya ke Mapolres Tulungagung untuk diperiksa hingga Sabtu (11/4/2026) pagi.
Selanjutnya, pria juga Anggota DPRD Tulungagung itu dibawa ke Bandara Juanda, Surabaya untuk diterbangkan ke Gedung KPK, Jakarta, bersama belasan pejabat Pemkab Tulungagung,
Di Gedung Merah Putih KPK, Jatmiko mengaku kembali dimintai keterangan mulai Sabtu (11/4/2026) malam hingga Minggu (12/4/2026) pagi dan kemudian diperboleh meninggalkan Gedung KPK.
“Intinya, saya tidak terjaring OTT di Pendopo, tapi saya diperiksa KPK sebagai saksi mungkin karena kebetulan bertemu petugas KPK di rumah kakak saya pada Jumat malam ketika saya menengok kegiatan yasinan di sana,” tuturnya, Sabtu (18/4/2026) malam.
Klaim Tak Terlibat Kasus Jatimko menegaskan tak terlibat dalam kasus yang menjerat Gatut Sunu Wibowo. Hal itupun telah disampaikannya kepada para penyidik KPK saat pemeriksaan. “Saya katakan apa adanya, saya tidak terlibat dalam dugaan kasus itu. Saya juga tidak punya CV yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah Tulungagung,” ujar Jatmiko.
Selama ini, Jatmiko juga mengeklaim bahwa dirinya sengaja menjaga jarak dengan Gatut Sunu setelah terpilih sebagai Bupati Tulungagung dalam Pilkada 2024.
Apalagi, dirinya merupakan anggota DPRD dari Fraksi PDIP yang mengusung pasangan calon kepala daerah yang merupakan lawan dari Gatut Sunu yang diusung oleh koalisi partai politik termasuk Partai Gerindra. “Saya juga bercermin dari kasus-kasus kepala daerah di tempat lain. Banyak yang terlibat dalam perkara korupsi adalah anggota keluarga terdekat. Jadi saya memang jaga jarak agar tidak tergoda memanfaatkan kakak saya yang menjadi bupati,” tambahnya.
Meski demikian, Jatmiko menyatakan dirinya akan tetap menghormati proses pengembangan perkara oleh KPK dan akan bersikap kooperatif jika kembali dimintai keterangan. Ia pun menambahkan bahwa hingga saat ini ponsel miliknya masih dalam penguasaan KPK dan belum dikembalikan kepada dirinya. (*/red)
Tags: adik gatut sunu, jatmiko dwijo, korupsi, superradio.id, tulungagung
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





