Penumpang Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Meningkat 20 Persen Jelang Nataru

Yovie Wicaksono - 24 December 2023
Ilustrasi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, meningkat sekira 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

“Kita prediksikan untuk tahun ini sekira 20 persen untuk kenaikan arus penumpang, karena melihat volume pada tahun kemarin itu diangka 75ribu dalam waktu satu bulan sehingga kita prediksikan 20 persen untuk kenaikan tahun ini,” ujar General Manager (GM) Kalimas dan Terminal Penumpang, Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Dhany Rachmad Agustian, Minggu (24/12/2023).

Dhany mengatakan, puncak arus penumpang diprediksi terjadi kemarin, namun melihat kebiasaan penumpang moda transportasi laut, mereka biasanya berangkat jauh-jauh hari karena waktu perjalanan yang relatif cukup panjang.

“Karena kan waktu perjalanan terutama ke Indonesia Timur itu butuh waktu lebih dari 24 jam sehingga mereka mau tidak mau datang atau berangkat ke tujuan itu jauh-jauh hari sebelum tanggal 24-25 Desember, jadi seminggu sebelumnya sudah ada peningkatan volume,” katanya.

Berdasarkan data dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Surabaya, penumpang turun dan naik pada H-2 Natal mengalami kenaikan sebesar 126,29 persen dari Masa Angkutan Laut Penumpang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, yang semula jumlah penumpang sebanyak 1.822 jiwa menjadi 4.123 jiwa.

Lalu jumlah total penumpang turun dan penumpang naik mulai 18 Desember 2023 (H-7 Natal) sampai dengan 23 Desember 2023 (H-2 Natal) mengalami kenaikan sebesar 43,71 persen dibandingkan Masa Angkutan Laut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, yang semula jumlah penumpang sebanyak 25.738 jiwa menjadi 36.987 jiwa.

“Untuk penumpang turun didominasi berasal dari Pelabuhan Makassar sebesar 25,14 persen dengan jumlah 5.132 jiwa, sedangkan untuk penumpang naik didominasi juga dengan tujuan Pelabuhan Makassar sebesar 24,75 persen dengan jumlah 4.102 jiwa. Jadi memang kedatangan dan keberangkatan rata-rata dari Makassar, Balikpapan, dan Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Dhany mengatakan, sampai saat ini pihaknya mengerahkan total sebanyak 42 kapal dengan 7 operator kapal. “Rencana kegiatan embarkasi dan debarkasi pada hari ini, tanggal 24 Desember 2023 (H-1 Natal) sebanyak 16 kapal di Terminal Gapura Surya Nusantara dan Terminal Surabaya Veem,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, pihaknya akan melakukan percepatan proses penyandaran kapal dan berkoordinasi dengan pelabuhan asal.

“Supaya kita bisa memprediksikan dan tidak terjadi penumpukan penumpang yang ada di pelabuhan sehingga dua cara itu kita lakukan, karena memang arus untuk kedatangan ini biasanya mereka bercampur dengan penumpang dan barang, cukup banyak volumenya, sehingga mau tidak mau kita koordinasi dengan pelabuhan asal,” pungkas Dhany.

Guna memberikan pelayanan yang aman dan nyaman, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait mulai dari pihak kantor syahbandar dan otoritas pelabuhan, TNI/Polri, kantor kesehatan pelabuhan, Pemkot Surabaya, utamanya BPBD dan Dinas Sosial. (fos/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.