Pengurus Baru Koperasi Mega Bhakti Terbentuk, Erma Susanti : Semoga Lebih Progresif

Yovie Wicaksono - 20 April 2021
Ilustrasi.

SR, Surabaya – Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) membentuk kepengurusan baru Koperasi Mega Bhakti dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Senin (19/4/2021). 

Pengawas Koperasi Mega Bhakti, Erma Susanti mengatakan, RAT ini dilakukan bebarengan dengan pembentukan kepengurusan baru periode 2021-2026. 

“Karena masa jabatan pengurus lama sudah habis, jadi kami bentuk pengurus dan pengawas baru sehingga nanti bisa membuat rencana kerja yang lebih progresif karena Mega Bhakti ini punya pasar calon anggota yang banyak dan peluang yang luas di unit usaha,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan adanya pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun lebih ini, Erma melihat banyak sektor ekonomi yang terdampak, seperti perusahaan besar, industri, dan mall. Namun, koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih dapat bertahan dan menjadi penopang dengan menjadi penyumbang penyerapan tenaga kerja sebanyak 95 persen.

Hal inilah yang dapat dikembangkan, sehingga pihaknya juga meminta selanjutnya, partai dapat berkomitmen mendukung usaha gotong royong pada kegiatan ini.

“PDI Perjuangan ya harus punya komitmen untuk mendukung usaha gotong royong ini, termasuk mempraktikkan di partai kita sendiri. Di koperasi ini kita bisa menghimpun modal sendiri, melakukan usaha, dan bisa menguntungkan untuk anggota,” tuturnya. 

Selain itu, dalam rapat tersebut, pihaknya juga membahas terkait rencana kerja Mega Bhakti lainnya yaitu digitalisasi. Dimana, rencananya digitalisasi ini akan dilakukan ke semua sistem yang ada, yakni pada bidang organisasi seperti surat menyurat, inventaris, bidang keanggotaan yang memudahkan anggota untuk melihat simpanannya secara digital, hingga pada sistem keuangan otomatis yang dibangun untuk membangun transparansi.

“Dari koperasinya sudah ada rencana kerja, tinggal kita sebagai pengawas untuk melakukan pengawasan itu bisa berjalan sesuai dengan rencana kerja,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai Komisi B DPRD Jatim ini.

Sementara itu, terkait digitalisasi, Sri Untari yang menjabat sebagai penasehat di Koperasi tersebut menambahkan, dalam digitalisasi nanti tinggal memberikan pembekalan mengenai gambaran tugas masing-masing pengurus.

“Untuk digitalisasi mereka sudah menyiapkan itu, tadi juga sudah disajikan beberapa digitalisasi yang akan dibuat baik promosi, laporan keuangan, dan sebagainya,” ucapnya.

Selanjutnya, ia berpesan pada pengurus dan pengawas yang telah dilantik agar periode kali ini menjadi lebih baik dan bisa lebih maju karena banyak sumber daya yang dapat dipakai untuk mendorong maju.

“Semoga bisa menjadi lebih baik, dengan target yang telah diberikan partai ini semoga bisa ditingkatkan lagi koperasi ini. Karena banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk melayani semua di DPD baik internal maupun Fraksi yang ada di DPRD Provinsi, apalagi ini mau Hari Raya banyak peluang yang bisa diambil,” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, Koperasi Mega Bhakti ini  sudah bekerjasama dengan beberapa UKM untuk selanjutnya diperluas lagi menjadi mitra kerja atau anggota, dan setelah dilakukan pembentukan kepengurusan baru, para pengurus akan mulai melakukan studi banding ke beberapa koperasi besar di Jawa Timur, salah satunya Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jatim. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.