Penemuan Benda Purbakala, Diperkirakan Peninggalan Kerajaan Kadiri

Yovie Wicaksono - 17 June 2019
Benda purbakala yang ditemukan di Dusun Kwagean, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memperkirakan benda purbakala berbentuk arca Ganesha dan batu bata kuno yang ditemukan di Dusun Kwagean, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, merupakan peninggalan Kerajaan Kadiri yang diperkirakan sudah ada antara abad 10 hingga 12 Masehi.

Kepala Disparbud Adi Suwignyo mengatakan, dengan ditemukanya situs purbakala tersebut, menandakan jika wilayah Kabupaten Kediri sarat dengan peninggalan sejarah. Apalagi dalam sejarah Kadiri dikenal sebagai kerajaan tertua nomer dua di Indonesia.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Adi Suwignyo mengaku dirinya sudah menurunkan staff dari bidang sejarah dan purbakala (jakala) untuk meninjau secara langsung dilokasi sekaligus mengamankan benda purbakala itu.

“Yang jelas kita menurunkan staff dari jakala kemarin, Pak Eko melihat secara langsung untuk mengamankan supaya tidak ada kerusakan dan perlu ada penelitian lebih lanjut,” ujarnya kepada Super Radio, Senin (17/06/2019) siang.

Disinggung mengenai perlu ada atau tidaknya penggalian di sekitar lokasi, pihak Disparbud Kabupaten Kediri belum bisa memutuskan dan masih perlu dilakukan kajian terlebih dahulu oleh pihak yang berkompeten, dalam hal ini Balai Pelestarian Penginggalan Purbakala (BP3) Trowulan Mojokerto Jawa Timur serta tim ahli dari Universitas Brawijaya.

“Kita kaji lebih dulu, kita laporkan kepada yang lebih ahlinya lagi seperti candi yang ada di Adan-adan dengan penelitian Balai Besar juga, tim ahli dari Brawijaya, pasti ada kelanjutanya juga,” imbuhnya.

Sejauh ini Disparbud sudah memberitahukan terkait temuan tersebut pada BP3 trowulan Mojokerto meski secara lisan melalui telepone. “Melalui telepone secara lisan sudah, nanti Insya Allah ketemu dengan BP3 Trowulan,” imbuhnya.

Sementara waktu, temuan benda purbakala masih ditempatkan dilokasi dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan, Kepolisian, maupun Koramil. Bahkan hari ini, pihaknya juga mengutus salah seoarang staffnya untuk meninjau kembali ke lokasi.

Ditambahkan Adi, Bupati Kediri berpesan agar semua benda purbakala yang ada di wilayah kabupaten harus dilestarikan, dijaga dan dibenahi. Sebab kedepan pemerintah Kabupaten Kediri juga akan terus meningkatkan destinasi wisata sejarah, dan tidak hanya mengandalkan wisata alam.

“Tidak hanya itu, tapi semua situs candi yang ada di kabupaten supaya dilestarikan dan dibenahi. Karena kita akan menjadikan suatu destinasi yang tidak hanya alam saja, tetapi juga dari sejarah masa lalu kita punya sebagai destinasi wisata sejarah,” ujarnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.