Pemuda Katolik Apresiasi Langkah Kemendikbud Ristek Tarik Peredaran Buku tentang Trinitas

Yovie Wicaksono - 30 July 2022
Ilustrasi. Foto : (Getty Images/iStockphoto/photogl)

SR, Surabaya – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma mengapresiasi langkah tegas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang akan menarik peredaran dan merevisi buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) untuk SMP kelas VII.

Seperti diketahui, sebelumnya timbul polemik lantaran buku tersebut memuat informasi yang salah tentang agama Kristen dan Katolik. Disitu dijelaskan, bahwa konsep ketuhanan trinitas terdiri dari Allah, Bunda Maria, dan Yesus.

“Ini bukan sekadar ketersinggungan tapi ini buku yang dibaca anak didik untuk referensi dan bisa dianggap sebagai kebenaran. Padahal substansi nya tidak seperti itu,” ujarnya, Sabtu (30/7/2022).

Penjelasan trinitas yang salah tersebut, dikhawatirkan menjadi bias dan menimbulkan pemahaman salah yang diyakini generasi muda. 

“Pemuda Katolik sudah bersikap pas berita itu viral. Sebelumnya kami sudah meminta Kemendikbud menarik peredaran buku itu baik yang secara fisik maupun pdf online,” ucapnya.

Belajar dari kejadian ini, pihaknya berharap ke depan Kemendikbud melibatkan pihak yang berkompeten dalam menyusun kurikulum maupun buku pembelajaran.

“Misal kalau menulis yang terkait dengan sesuatu yang sangat terkait dengan agama tertentu harus melibatkan pihak-pihak yang berkompeten misal juga hirarki,” ungkapnya.

Sementara itu, Pastur J.C Eko Atmono, Pr menjelaskan, dalam Alkitab konsep trinitas memiliki arti tiga pribadi dalam satu hakikat yang di dalamnya terdapat Bapa, Putra dan Roh Kudus.

“Allah itu Maha Esa, tapi Allah mengenalkan dirinya dalam 3 pribadi yang satu hakikat. Yakni sebagai Bapa mengutus sang putra lalu Bapa dan Putra mengutus roh keduanya,” kata Eko.

Antara Kristen dan Katolik juga memiliki pemahaman yang berbeda tentang Bunda Maria. “Di Kristen Maria tidak diberikan penghormatan khusus. Sedangkan di Katolik Bunda Maria ada doa, pujian, penghormatan juga karena telah melahirkan Yesus,” jelasnya.

Dalam ajaran Gereja, Bunda Maria dikenal dengan banyak gelar, yakni ratu surga, ratu para malaikat dan sebagainya.

“Maria sendiri juga di Alkitab dijelaskan seperti hawa yang baru. Lalu gelar Maria itu banyak sekali,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.