Pemprov Jatim Barikan Bonus Atlet Disabilitas Peparpenas IX 2019

Yovie Wicaksono - 19 April 2020
Pemerintah Provinsi Jawa Timur langsung memberikan bantuan bonus dan tali asih kepada para atlet disabilitas yang telah menjadi juara umum di Peparpenas IX Tahun 2019 di gedung negara Grahadi, Sabtu (18/4/2020). Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur langsung memberikan bantuan bonus dan tali asih kepada para atlet disabilitas yang telah menjadi juara umum di Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX Tahun 2019.  

Pemberian tali asih dan bonus ini langsung diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah (Sekda) Heru Tjahjono dan didampingi kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Supratomo kepada enam perwakilan (Peparpenas) IX Tahun 2019 di gedung negara Grahadi, Sabtu (18/4/2020). 

“Selamat, kepada para atlet disabilitas yang telah membawa harum nama baik Jatim menjadi juara umum Peparpenas IX Tahun 2019,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya di hadapan para atlet.  

Khofifah menyampaikan permohonan maaf kepada para atlet disabilitas di Jatim karena anggaran bonus baru dan tali asih ini baru bisa dianggarkan di tahun 2020 ini lewat APBD Jatim. 

“Saat pelaksanaan Peparpenas IX Tahun 2019 dilaksanakan pada akhir Desember jadi belum bisa dianggarkan. Tapi pihak Pemprov terus berusaha untuk tahun 2020 dianggarkan di APBD 2020, dan Alhamdulillah bantuan itu bisa dan langsung diserahkan pada hari ini,” paparnya.  

“Jadi kepada para atlet Peparpenas Jatim titip salam kepada para ofisial, pelatih yang telah memberikan ilmunya dan bimbingan kepada atlet disabilitas Jatim sehingga menjadi juara umum, dan terakhir tetap semangat, jaga kesehatan, jaga stamina, serta jaga kekompakan pada atlet disabilitas di Jatim,” pungkasnya.  

Sementara itu Kadispora Jatim, Supratomo mengatakan kontingen atlet paralympic Jatim memborong 20 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu dalam ajang olahraga bergengsi untuk pelajar tingkat nasional tersebut. Bahkan mereka juga berhasil memecahkan enam rekor nasional. 

“Atlet ini yang berhasil menyumbang emas yaitu, bulutangkis, catur, atletik, dan renang,” ujarnya.  

Supratomo menjelaskan, adapun bonus yang diberikan kepada atlet disabilitas tersebut yaitu untuk Emas sebesar Rp 10 juta, Perak Rp 7,5 juta dan Perunggu Rp 5 juta dan tambahan tali asih sembako dari Gubernur Jatim.  

Seperti diketahui, Popnas Peparpenas ini sendiri merupakan event dua tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk atlet pelajar maksimal usia 18 tahun dan masih bersekolah. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.