Pemprov Jatim Alokasikan Beasiswa Bagi 50.791 Pelajar Keluarga Miskin

Rudy Hartono - 23 August 2025
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai. (foto: antara).   

SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengalokasikan beasiswa bagi 50.791 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) dari keluarga miskin melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan langkah ini merupakan inisiatif Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk memperluas akses pendidikan.

“Ini ikhtiar ibu gubernur karena di tahun ini juga di P-APBD, ibu gubernur memberikan beasiswa bagi seluruh pelajar yang memang masuk keluarga kurang mampu atau desil 1. Kalau tidak salah jumlahnya 50.791 di seluruh Jawa Timur, baik SMA, SMK, dan SLB,” ujar Aries saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur di Surabaya, Jumat (22/8/2025)

Aries menjelaskan beasiswa afirmasi ini bisa digunakan siswa untuk berbagai kebutuhan, baik sehari-hari maupun sarana penunjang belajar. “Kami berharap program ini benar-benar membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Mereka bisa fokus belajar, sementara kebutuhan dasar pendidikannya sudah terfasilitasi,” katanya.

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur berlangsung dengan berbagai kegiatan seperti jalan sehat, karnaval perjuangan, hingga bazar makanan khas daerah.

Aries menyebutkan rangkaian acara ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Pendidikan, baik di kantor pusat maupun cabang dinas.

“Hari ini kita melaksanakan puncak peringatan HUT RI ke-80 dengan berbagai kegiatan, mulai lomba olahraga, lomba seni, sampai jalan sehat. Semua ASN ikut serta, tidak hanya di Surabaya tapi juga dari cabang dinas. Para pemenang lomba kita serahkan apresiasi dan penghargaan secara langsung,” ujarnya.

Selain hiburan, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk berbagi melalui penyaluran santunan dan biaya pendidikan bagi anak-anak yatim piatu serta pelajar jalur afirmasi dari keluarga kurang mampu.

“Makna kegiatan ini bukan sekadar meriahkan kemerdekaan, tapi juga bagaimana kita hadir memberikan apresiasi. Anak-anak jalur afirmasi kita bantu lewat beasiswa dan santunan agar mereka bisa terus bersekolah,” tambah Aries.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Dinas Pendidikan Jawa Timur menegaskan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momentum memperkuat komitmen meningkatkan mutu pendidikan di provinsi setempat. (*/ant/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.