Mahasiswa Unair Cetuskan Ide Produk Masker Wajah dari Timun Padang

Yovie Wicaksono - 24 August 2021
Produk Papasan Mask Buatan Tim FKM Unair. Foto : (Humas Unair)

SR, Surabaya – Tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), yakni Annisa Clara Salsabila, Noni Angelina Tazky Aulia dan Salwa Sausan Firdaus mencetuskan produk masker dari coccinia grandis atau timun padang untuk menjaga kelembaban kulit wajah yang dinamai Papasan Mask.

Annisa selaku ketua tim menjelaskan bahwa Papasan Mask merupakan salah satu masker berbahan dasar alami seperti buah coccinia grandis, madu, dan susu bubuk. Masker tersebut, tambahnya, merupakan masker clay mask yang bertekstur basah, berbentuk seperti pasta, dan mudah diaplikasikan ke wajah.

Adapun kemasan yang digunakan untuk membungkus masker tersebut berupa pot cream berukuran 60 gram yang nantinya akan dikemas kembali ke dalam suatu box. Annisa juga mengutarakan jika kemasan yang digunakan merupakan kemasan kaca dan kayu sehingga aman untuk lingkungan.

“Kandungan dari masker kami adalah anti inflammatory yaitu mengandung zat anti radang kulit, niasin untuk melembabkan kulit, vitamin C untuk mencerahkan kulit wajah, dan flavonoid untuk melindungi kulit dari berbagai masalah kulit,” imbuhnya.

Ide pembuatan Papasan Mask ini sendiri muncul karena adanya tumbuhan liar yang memiliki warna menarik di belakang rumah salah satu anggota tim. Karena penasaran, seluruh anggota tim berinisiatif untuk mencari tahu terkait kandungan dan nama tumbuhan yang mereka temukan itu. Ternyata, buah dari tumbuhan tersebut dapat dikonsumsi dan memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

“Karena pemanfaatan buah coccinia grandis masih kurang, maka kami berkeinginan membuat produk dari bahan tersebut dan bisa menaikkan nilai jual dari buah tersebut,” ucap Annisa.

Untuk saat ini, progres yang telah dilakukan Annisa dan tim yakni membuat video gambaran produk secara virtual, membuat akun instagram produk, menyebarkan angket survei produk, dan mempersiapkan presentasi dalam bentuk PPT serta laporan kemajuan untuk penilaian kemajuan pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan yang dimana mereka berhasil hingga tahap lolos pendanaan.

Terakhir, Annisa dan tim berharap mereka bisa berhasil melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan dapat meraih medali. 

“Harapan kami yang paling utama adalah produk kami ini bisa direalisasikan secara langsung dan bisa bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.