Pemkot Surabaya Matangkan Rekrutmen Relawan Medis Covid-19

Yovie Wicaksono - 16 July 2021
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama delapan Fakultas Kedokteran (FK) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) yang ada di Kota Surabaya, Jumat (16/7/2021). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Setelah menerima masukan dari berbagai pihak terkait tambahan relawan medis, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, pihaknya akan mematangkan rekrutmen relawan medis mulai dari perencanaan, pemetaan hingga pelaksanaan.

Untuk itu, ia memerintahkan Dinas Kesehatan, Bagian Hukum dan Bagian Kerjasama untuk merumuskan pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan (Nakes) guna mendukung langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang akan membuka berbagai Rumah Sakit Darurat di berbagai tempat.

“Pemerintah pusat mengatur nanti bagi dokter yang sudah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter yang menjadi relawan agar bisa dihitung menjadi bagian dari internship, tentu Pemerintah Kota akan menyiapkan yang menjadi bagian kewenangan daerah,” ujar Armuji dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama delapan Fakultas Kedokteran (FK) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) yang ada di Kota Surabaya, Jumat (16/7/2021).

Ia mengatakan, sejauh ini sudah ada beberapa Fakultas Kedokteran di Surabaya yang membantu diantaranya FK Universitas Ciputra yang ditempatkan di Labkesda dan STIKES Yayasan RS Dr Soetomo yang di beberapa puskesmas di kota Surabaya.

“Dukungan dari berbagai FK dan STIKES di Surabaya adalah energi baru bagi Pemerintah Kota Surabaya menghadapi Covid-19,” imbuhnya.

Sekadar informasi, delapan universitas yang turut serta dalam rakor tersebut diantaranya Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga, UNUSA, Universitas Muhammadiyah, Universitas Wijaya Kusuma, Universitas Hang Tuah, Universitas Widya Mandala, Universitas Ciputra, STIKES Yayasan RS Dr Soetomo, Universitas Surabaya, dan Poltekkes Kemenkes Surabaya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.