Pemerintah Putuskan Tampung Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Laut Dekat Aceh

Yovie Wicaksono - 30 December 2021
Ilustrasi. Warga mengevakuasi pengungsi etnis Rohingya dari kapal di pesisir pantai Lancok, Aceh Utara, Aceh, pada Kamis (25/6/2020). Foto : (Antaranews)

SR, Jakarta – Pemerintah memutuskan akan menampung pengungsi Rohingya yang saat ini terapung-apung di atas sebuah kapal di lautan dekat Kabupaten Bireuen, Aceh. Keputusan ini dibuat setelah mempertimbangkan kondisi darurat yang dialami pengungsi di atas kapal tersebut. 

“Pada hari Rabu, 29 Desember 2021, atas nama kemanusiaan, pemerintah memutuskan akan menampung pengungsi Rohingya yang saat ini terapung-apung di lautan dekat Kabupaten Bireuen, Aceh,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam Irjen Pol. Armed Wijaya, Kamis (30/12/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penumpang kapal tersebut didominasi oleh perempuan dan anak-anak. Namun, menurut Armed, jumlah pasti dari pengungsi tersebut baru akan diketahui setelah pendataan lebih lanjut.

“Kapal pengungsi saat ini sedang berada sekitar 50 mil laut lepas pantai Bireuen dan akan ditarik ke daratan,” katanya.

Armed mengatakan, saat ini Satgas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenko Polhukam melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan terkait lainnya, agar pengungsi mendapatkan penampungan, logistik dan akses kesehatan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan logistik, bahan bakar, serta teknisi untuk penanganan pengungsi Rohingya ini,” kata Armed yang juga Ketua Satgas PPLN Pusat. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.