Pemerintah Pantau Kondisi WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

Yovie Wicaksono - 20 February 2020
Petugas yang mengenakan alat pelindung memasuki kapal pesiar Diamond Princess di mana terdapat puluhan penumpang yang dinyatakan positif mengidap virus corona di Yokohama, selatan Tokyo, Jepang (7/2/2020). Foto : (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

SR, Jakarta – Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi 78 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess. Dalam beberapa waktu belakangan, kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Yokohama untuk menjalani masa karantina penyebaran virus SARS-CoV-2.

Diketahui sebanyak empat WNI terkonfirmasi terpapar oleh virus tersebut dan sedang menjalani perawatan di Jepang.

“Sampai saat ini saya telah menerima info bahwa ada empat yang terkena dan positif kena virus corona di kapal pesiar Diamond Princess yang ada di Jepang dan itu sudah dibawa juga ke rumah sakit yang ada di Jepang. KBRI dan Kementerian Luar Negeri selalu memantau itu,” ujar Presiden Joko Widodo di Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Kementerian Luar Negeri juga masih melakukan komunikasi dengan pemerintah Jepang terkait WNI yang ada di sana sekaligus memastikan bahwa semua WNI tersebut mendapatkan perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan WHO.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mendapat perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh WHO. Sekarang ini yang 74 itu masih berada di kapal. Kita masih terus membahasnya dengan otoritas di Jepang,” ucapnya.

Sebelumnya, KBRI Tokyo mengabarkan bahwa pihaknya menjaga komunikasi dengan 78 WNI yang ada di kapal pesiar tersebut. Pihak KBRI juga bergerak memberikan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna memastikan perlindungan bagi mereka. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.