PDIP Jatim Buka Posko Layanan Kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU Jombang

Rudy Hartono - 18 August 2026
Pondok Pesantren Tambakberas Jombang jadi lokasi Muhtamar ke 35 NU 27 - 31 Agustus 2026. (net)

SR, Surabaya – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) bersiap menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dengan mendirikan posko pelayanan kemanusiaan di Tambakberas, Jombang.

Bukan tanpa alasan. Posko ini sengaja disiapkan untuk melayani ribuan muktamirin dan warga nahdliyin yang dijadwalkan hadir pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan dan Anak PDI Perjuangan Jatim, Rudi Afianto mengatakan, pendirian posko merupakan bentuk sukacita keluarga besar PDI Perjuangan Jatim atas dipilihnya Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, sebagai lokasi forum tertinggi NU tersebut.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan dan Anak PDI Perjuangan Jatim, Rudi Afianto. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Pemilihan lokasi di Tambakberas juga memiliki nilai historis mendalam, karena merupakan pesantren yang didirikan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU sekaligus pengurus bidang keagamaan PDI Perjuangan Jatim. Karena itu pihaknya merasa terpanggil untuk memberi penghormatan pada para kiai dan warga nahdliyin di lokasi yang sarat sejarah tersebut.

“Tidak ada kepentingan lain. Ini bentuk pelayanan dan penghormatan kami kepada para kiai, muktamirin dan seluruh warga nahdliyin yang datang ke Jombang,” ujarnya saat ditemui usai upacara, Senin (17/8/2026).

“Kami keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur menyambut dengan penuh kegembiraan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Jatim, khususnya Jombang, tentu merasa terhormat menjadi tuan rumah forum tertinggi Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Rudi pun menekankan bahwa aksi ini didasari sepenuhnya oleh semangat pengabdian dan gotong royong.

Nantinya, posko akan beroperasi di sekitar kawasan strategis Tambakberas. Fokus utamanya, menyediakan tempat beristirahat yang layak serta pemeriksaan kesehatan bagi para peserta maupun masyarakat umum yang membutuhkan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Fasilitas yang disediakan pun beragam. Mencakup pemeriksaan kesehatan ringan, layanan pijat untuk membantu mengurangi kelelahan, serta pembagian makanan ringan dan minuman secara gratis. Hal ini dianggap penting mengingat aktivitas Muktamar yang sangat padat selama beberapa hari.

“Semangat kami adalah khidmat dan gotong royong. Jombang menjadi tuan rumah, maka sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur kami juga ingin ikut menjadi tuan rumah yang baik,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap, Muktamar ke-35 NU ini dapat berjalan sejuk dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat serta bangsa. Sekaligus memperkuat ukhuwah dan merawat persaudaraan nasional.

“Baguna pada dasarnya dibentuk untuk menjalankan kerja-kerja kemanusiaan dan pelayanan masyarakat. Jadi tidak hanya hadir ketika terjadi bencana,” tandasnya. (hk/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.