PDI Perjuangan Jatim Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Yovie Wicaksono - 18 September 2019
Para calon kepala daerah mengikuti fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya, Rabu (18/9/2019). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Sebanyak 129 calon kepala daerah (cakada) dan calon wakil kepala daerah (cawakada) yang akan mengikuti kontestasi Pilkada di 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur menjalani fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya, Rabu (18/9/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, fit and proper test ini merupakan satu mekanisme yang telah diperintahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai melalui aturan-aturan partai untuk melakukan proses penyaringan tingkat 1.

“Ini bukan ujian, akan tetapi kami mau mendalami kesiapan dan kesungguhan para calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang akan berangkat dari PDI Perjuangan ini. Apakah mereka benar-benar sudah siap untuk berkontestasi, berkompetisi dengan calon-calon yang lain,” ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Kusnadi menambahkan, dalam fit and proper test tersebut, pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim akan memberikan pertanyaan tertulis yang kemudian akan didalami lagi secara verbal.

“Jadi kita explore lagi apakah memang jawaban yang mereka berikan itu hanya sekedar jawaban atau memang itu keluar dari hati nuraninya dengan segala pertimbangan dan perhitungan,” imbuhnya.

Pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan ini digelar dua hari hingga Kamis (19/9/2019). Pada hari ini dijadwalkan 61 bakal calon, baik cakada maupun cawakada dari delapan kabupaten/kota di antaranya, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar, mengikuti fit and proper test, namun hanya 53 bakal calon saja yang hadir.

“Mereka yang tidak bisa hadir hari ini bisa-bisa saja mengikuti mekanisme selanjutnya, karena kami tidak punya kewenangan untuk mendelete mereka yang tidak hadir. Tetapi berkasnya akan kami kirimkan ke DPP dengan catatan, pada saat fit and proper test mereka tidak hadir. Mengenai penilaian ini nanti yang melakukan DPP,” ujar Ketua DPRD Jatim ini.

Hasil fit and proper test ini nantinya akan dikirimkan ke DPP PDI Perjuangan, beserta lampiran catatan para calon tersebut.

“Setelah fit and proper test ini, nanti berkasnya akan dikirimkan ke DPP dengan catatan-catatan , nanti DPP akan mendalami lagi, akan mengundang mereka lagi, mengikutkan mereka ke sekolah partai, tapi tentunya DPP punya kewenangan apakah semua ataukah hanya yang dianggap oleh DPP dalam arti yang subjektif dianggap oleh DPP untuk apa untuk bisa layak,” tandasnya.

Kusnadi menegaskan, dalam proses ini dipastikan tidak ada mahar apapun. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.