Presiden Bertemu Usma, Pedagang Korban Penjarahan 22 Mei

Yovie Wicaksono - 28 May 2019
Presiden Joko Widodo bertemu pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu, Usma (64), di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (27/5/2019). Foto : (Biro Pers Presiden)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo kembali menerima salah seorang pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Kali ini giliran Usma (64), pedagang kelontong di Jalan Wahid Hasyim, yang bertemu dengan Kepala Negara, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (27/5/2019).

Selesai pertemuan, Usma keluar Istana Merdeka dengan menumpangi golf cart yang dikemudikan anggota Paspampres. Di hadapan awak media, Usma kemudian bercerita mengenai pertemuannya dengan Presiden.

“Ini dikasih baju aja. Tiga ini. Gantinya baju saya kan habis dijarah,” ujar Usma kepada para jurnalis.

Usma mengaku, bukan hanya pakaiannya yang habis. Barang dagangannya berupa rokok dan minuman pun ludes dijarah massa pericuh.

“Kerugian ya sekitar 20-an (juta) lah. Dikasih (modal) sudah. Cukup, terima kasih banyak, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Pria yang sudah berjualan selama 25 tahun ini mengaku diminta Presiden agar berjualan lagi dan bekerja keras. Ia pun hanya berharap kondisi Ibu Kota akan kembali kondusif.

“Saya minta aman-aman aja Jakarta,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 24 Mei 2019, Presiden Joko Widodo menerima Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang juga menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019. Keduanya pun berharap sama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.