Pasca Anjloknya KA Pandalungan, Daop 8 Lakukan Pengalihan Pola Perjalanan Kereta Api
SR, Surabaya – Pasca anjloknya kereta api (KA) Pandalungan di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Minggu (14/1/2024) pagi, KAI Daop 8 Surabaya melakukan perubahan pola operasi dari lintas Bangil memutar lewat Malang dan Kertosono.
Adapun kereta api yang perjalanannya terdampak dan melakukan perubahan pola operasi perjalanan diantaranya adalah KA Ranggajati relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon dan KA Logawa relasi Jember – Surabaya Gubeng- Purwokerto. Kemudian kereta api yang dibatalkan perjalanannya adalah KA Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng – Malang.
Manager humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan, pihaknya menyediakan bus dari Stasiun Bangil dan Stasiun Sidoarjo untuk mengantar pelanggan menuju stasiun pemberhentian selanjutnya, yakni bus dari Stasiun Bangil akan menuju Stasiun Surabaya, Mojokerto, sementara bus dari Stasiun Sidoarjo akan menuju Stasiun, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, dan Jember.
Sementara untuk kereta api jarak jauh dengan tujuan Surabaya dan Bangil yang akan melakukan perubahan pola operasi dengan memutar dari Stasiun Bangil lewat Malang dan Kertonosono, yakni KA Ranggajati (115) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon, KA Logawa (211) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Purwokerto, KA Sritanjung (241) relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Lempuyangan, dan KA Jayabaya (107) relasi Malang – Surabaya Gubeng – Pasarturi – Pasarsenen.
Ia mengatakan, sebagai bentuk kompensasi atas keterlambatan kedatangan KA kepada pelanggan, KAI memberikan service recovery berupa minuman, makan ringan hingga makanan berat, serta pembatalan perjalanan 100 persen bagi pelanggan KA yang terdampak.
“KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. Kami dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar,” pungkasnya.
Sementara itu, ia mengatakan, para petugas KAI Daop 8 Surabaya saat ini sedang melakukan evakuasi terhadap anjloknya KA Pandalungan di emplasemen Stasiun Tanggulangin dengan mengerahkan beberapa tim penolong. Tim tersebut didatangkan dari Depo Sidotopo, Depo Surabaya Pasarturi, Depo Malang, serta juga crane dari Stasiun Solo.
“Saat ini KAI Daop 8 Surabaya mengerahkan seluruh petugas serta mendatangkan tim penolong untuk mempercepat evakuasi dan menormalisasi jalur KA,” pungkasnya. (*/red)
Tags: Daop 8 surabaya, kereta api, Pasca Anjloknya KA Pandalungan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





