Parkir Non Tunai Resmi Berlaku, Eri : Kalau Jukir Menolak, Langsung Lapor!!
SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warga untuk tak takut melaporkan juru parkir (jukir) yang menolak pembayaran non tunai ke Satgas Anti Preman.
Hal ini mengingat banyaknya laporan keresahan masayarakat yang sebelumnya masuk terkait jukir liar di Surabaya. Jika terbukti ada jukir resmi menolak pembayaran non tunai, akan langsung ditindak tegas dan dicopot dari jabatannya.
“Kalau ada yang menolak pembayaran non tunai atau diintimidasi tolong langsung lapor ke Satgas Anti Preman nanti kita copot,” kata Eri saat ditemui di Graha Sawunggaling, Jumat (2/1/2026).
Seperti diketahui, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi memberlakukan parkir non tunai di seluruh wilayah yang masuk ke area pajak Kota Pahlawan.
Upgrade sistem pembayaran parkir tersebut bertujuan untuk menjaga transparansi. Agar tak ada konflik berkelanjutan antara warga, jukir, dan pihak pengusaha. Termasuk terkait pembayaran pajak parkir ke PAD Pemkot Surabaya.
“Untuk parkir non tunai sudah jalan, jadi saya minta warga surabaya kalau membayar itu saya imbau untuk non tunai agar tidak ada lagi yang namanya ditarik uang lebih tinggi,” ucapnya.
“Untuk parkir semuanya. Kita sudah minta untuk seluruh parkir yang pajak parkir, kalau di parkir yang seperti Tunjungan Plaza, Galaxy Mall karena kita jadi tahu jumlah kendaraan yang masuk,” sebutnya.
Meski resmi berlaku, Eri tetap mempersilahkan warga yang ingin membayar parkir dengan uang tunai. Sebab sistem parkir non tunai hadir sebagai solusi, bukan menghilangkan pembayaran yang sudah ada.
“Tapi kalau dia tetap membayar tunai ya tetap boleh tapi warga punya pilihan untuk bayar non tunai. Saya harap ini semua kita lakukan, kita fasilitasi,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: Eri cahyadi, Juru parkir, non tunai, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





