Pancasila 1 Juni adalah Pelurusan Sejarah

Yovie Wicaksono - 1 June 2020
Ilustrasi. Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Politisi PDI Perjuangan Diana Amaliyah Verawatiningsih memaknai Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni adalah pelurusan sejarah yang selama ini dibelokkan. Selama ini, Pancasila lebih dikenal karena “Kesaktian Pancasila” yang diperingati setiap 1 Oktober.

Menurutnya, 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila baru bisa diluruskan ketika PDI Perjuangan menang. Dimana pada 1 Juni 2016, Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang penetapan Hari Lahir Pancasila.

“Bagi saya, pentingnya 1 Juni itu lebih ke soal “meluruskan sejarah” tentang Pancasila,” kata perempuan yang akrab disapa Sasa ini, Senin (1/6/2020).

Ditambahkan, adalah tugas bersama, bagi generasi muda di masa kini dan mendatang untuk meluruskan tentang sejarah bangsa. Caranya adalah melalui riset kreatif, film, foto dan cara lainnya.

Apa yang terjadi hari ini, kata Sasa, adalah sejarah bagi masa depan. Dokumentasinya ada di tangan anak-anak muda jaman sekarang.

“Sudahkah mereka peduli pada peristiwa-peristiwa sederhana di sekitarnya?” tanya anggota Komisi A DPRD Jatim ini.

Terkait dengan Pancasila,  saat ini sudah menjadi urat nadi dan nafas dalam kehidupan keseharian. Salah satu buktinya adalah gotong royong dan kebersamaan. Misalnya saja berbagai gerakan di kalangan masyarakat dalam mengatasi pandemi virus corona (Covid-19) ini.

Tugas besar yang saat ini harus dihadapi adalah tentang kebudayaan modern atau tren di kalangan kaum muda. Kebudayaan tersebut, tentunya harus dihadapi bersama dengan terus menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.