Novita Hardini Gagas GCC untuk Kelola Sampah di Trenggalek

Rudy Hartono - 31 October 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini (bawah tenda kiri) memberikan arahan kepada pengurus TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa dalam kegiatan penguatan program Green Community Championship (GCC) di Lumber Camp, Desa Dompyong, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (28/10/2026). (sumber: antara)

 SR, Trenggalek – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini menggagas program Green Community Championship (GCC) untuk mendorong kesadaran masyarakat memilah dan mengelola sampah rumah tangga guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Gagasan itu disampaikan saat ia memimpin langsung kegiatan penguatan kapasitas (upgrading) pengurus TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa di Lumber Camp, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Rabu (28/10/2026).

“Green Community Championship ini kami adakan bukan hanya untuk euforia semata, tetapi tujuan kami menyasar ke akar rumput. Agar setiap rumah tangga itu punya kesadaran bahwa kebersihan dan pemilahan sampah ini sama dengan menyelamatkan anak cucu kita di masa depan,” kata Novita dalam siaran pers yang diterima di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026).

Ia menambahkan, program GCC tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi diarahkan untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga melalui keterlibatan pengurus PKK dan unsur pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa.

Menurut dia, masyarakat perlu membiasakan diri memilah sampah berdasarkan jenisnya, antara lain sampah basah, sampah kering, sampah yang masih memiliki nilai ekonomi, serta sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Pemilahan sejak dari rumah akan memudahkan petugas dalam mengelola sampah di tempat penampungan sementara maupun tempat pemrosesan akhir.

Sebaliknya, sampah yang tercampur dapat menyulitkan proses pengolahan dan meningkatkan risiko penumpukan.

Novita yang juga anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VII itu mengatakan pengelolaan sampah yang baik turut mendukung upaya pemerintah daerah mewujudkan target emisi nol bersih atau net zero carbon serta menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Ia berharap sampah yang telah dipilah dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

“Harapan saya, sampah-sampah yang telah dipilah ini bisa menjadi sumber-sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, penguatan pengurus TP PKK juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), camat, dan kepala desa untuk memperluas penerapan program GCC di lingkungan masyarakat. (*/ant/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.