Minggu Paskah di Bangkalan, Harmoni di Kota Santri
SR, Bangkalan – Di tengah gema aktivitas masyarakat yang kental dengan budaya pesantren, sebuah harmoni tenang mengalir dari balik pintu Gereja Katolik Paroki Maria Fatima, Kabupaten Bangkalan.
Setelah kemeriahan Upacara Cahaya pada malam sebelumnya, puncak Minggu Paskah di “Pulau Garam” ini berlangsung dengan suasana yang lebih personal dan reflektif. Tak ada pesta pora, tak ada jamuan mewah. Yang ada hanyalah ketenangan umat yang merayakan kemenangan kehidupan atas maut.
Perayaan Paskah di Bangkalan jauh dari kesan hura-hura yang mencolok. Umat memilih merayakannya dengan kesederhanaan yang mengalir, seperti hari Minggu biasa namun dengan batin yang telah diperbarui melalui rangkaian Trihari Suci.
Meksi hanya dihadiri sekira 150 umat, namun tidak mengurangi kesakralan prosesi.

Ketua Panitia Paskah Yosep Raymon Anggoro, mengungkapkan, inti dari Minggu Paskah tahun ini adalah sebuah perjumpaan batin. Pesan liturgi hari ini sangat menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dalam.
“Kristus yang bangkit itu memanggil setiap umat dengan namanya masing-masing. Pesannya singkat namun sangat kuat: ‘Jangan takut’,” ujar pria yang akrab disapa Raymon saat ditemui usai ibadah.
Bagi minoritas Katolik di Bangkalan, pesan tersebut bukan sekadar teks kitab suci. Itu adalah penguatan spiritual untuk tetap teguh, berani, dan terus menebar kebaikan dalam rutinitas harian di tengah masyarakat yang majemuk.
Di bawah langit Madura yang cerah, komunitas kecil ini menunjukkan bahwa iman tidak harus tampil bising untuk menjadi bermakna. Kehadiran mereka yang tenang menjadi potret nyata toleransi di Bangkalan.
“Kami pulang dengan keyakinan baru. Meski kecil, kami dipanggil untuk tetap menjadi pembawa damai dan harapan di tanah Bangkalan ini,” tambah Raymon.
Perayaan Minggu Paskah ini sekaligus menutup seluruh rangkaian Trihari Suci 2026 di Bangkalan.
Selain di Gereja Paroki Maria Fatima pada 07.00 WIB, ibadah juga digelar bagi umat di Gereja Stasi Maria Immaculata, Telang, pada 10.00 WIB. (fa/red)
Tags: #Bangkalan #MingguPaskah #Paskah2026 #Toleransi #Madura #HumanInterest #KatolikIndonesia #KotaSantri
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.


