Megawati Kembali Tunjuk Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan
SR, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan periode sebelumnya Hasto Kristiyanto ditunjuk kembali untuk menjabat sebagai Sekjen PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030, di Kantor DPP Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025) siang.
Ada kejadian menarik diungkap Sekjen Bidang Komunikasi PDI Perjuangan Adian Napitupulu sebelum nama Hasto dibacakan. Karena Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan DPP Yoseph Aryo Adhi Dharmo dan Ketua DPP M. Prananda Prabowo melihat nama Sekjen masih kosong.
“Di kertas yang dibacakan Mas Adhi masih kosong, tanpa nama. Lalu Mas Nanan (M. Prananda Prabowo, Ketua DPP yang juga putra Megawati) bertanya ke Ibu Megawati. Untuk Sekjen gimana? Lalu Ibu Megawati menjawab singkat, ‘Ya, Mas Hasto’,” kata Adian. “Mendengar ucapan Megawati, lantas semua tersenyum dan Mas Hasto pun naik ke panggung, diikuti gemuruh tepuk tangan dari yang ada dalam ruangan,” tutur Adhian.
Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan penunjukan kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal partai merupakan kewenangan penuh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Ketua umum punya kewenangan penuh untuk menentukan dan Ibu tidak menyampaikan cerita itu. Hanya memang, ada satu yang menarik sebelum pelantikan dilakukan, Ibu bercerita panjang tentang situasi politik Indonesia,” kata Ganjar.
Megawati, ungkap Ganjar, memberikan pembekalan sebelum pelantikan dilakukan. Adapun pelantikan Hasto bersamaan dengan pelantikan jajaran pengurus PDIP lainnya yang belum sempat dilantik saat kongres partai di Bali pada awal Agustus lalu.
“Jadi, semua sudah berdiri di sana, belum dilantik, tapi Ibu bercerita dulu. Jadi, pembekalannya justru sebelum dilakukan pelantikan. Itu Ibu cerita situasi politik Indonesia-lah, begitu,” ujarnya.
Berikut susunan DPP PDIP 2025-2030 terbaru:
Ketua Umum PDIP: Megawati Soekarnoputri
Ketua DPP
Bidang kehormatan: Komarudin Watubun
Bidang Bapilu Legislatif: Bambang Wuryanto
Bidang Bapilu Eksekutif: Dedi Sitorus
Bidang Kaderisasi: Djarot Saiful Hidayat
Bidang Organisasi: Andreas Hugo P
Bidang Sumber Daya: Said Abdullah
Bidang Pemerintahan Politik: Puan Maharani
Bidang Pemerintahan Desa: Ganjar Pranowo
Bidang Luar Negri: Ahmad Basarah
Bidang Reformasi Hukum: Yasona Laolly
Bidang Perekonomian: Basuki Tjahja Purnama
Bidang Kebudayaan: Rano Karno
Bidang Pendidikan: Puti Soekarno
Bidang Reformasi: Abdullah Azwar Anas
Bidang Penanggulangan Bencana: Tri Rismaharini
Bidang Tenaga Kerja: Darmadi Durianto
Bidang Kesehatan: Ribka Tjiptaning
Bidang Jaminan Sosial: Carles Honoris
Bidang Bidang Anak: I Gusti Ayu
Bidang UMKM: Andreas Edi Susetyo
Bidang Pariwisata: Wiryanti Sukamdani
Bidang Pemuda dan Olah Raga: MY Esti Wijayanti
Bidang Keagamaan: Zuhairi Misrawi
Bidang Digital: Prananda
Bidang Pertanian Pangan: Sadarestu
Bidang Kelautan: Rohmin
Bidang Kehutanan: Eriko Sotarduga
Bidang Advokasi: Roni Talapessy
Sekretaris Jenderal
Sekretaris Jenderal (Sekjen): Hasto Kristiyanto
Wakil Sekjen Internal: Dolfie
Wakil Sekjen Pemerintahan: Utut Adianto
Wakil Sekjen Kerakyatan: Sri Rahayu
Wakil Sekjen Komunikasi: Adian Napitupulu.
Bendahara
Bendahara: Olly Dondokambey
Wakil bendahara Internal: Rudi Tjen
Wakil bendahara eksternal: Yuke Yurike. (*/ant/red)
Tags: Hasto kristiyanto, megawati, pengurus dpp, sekjen PDIP, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





