Wiranto Imbau Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi

Yovie Wicaksono - 29 September 2019
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh provokasi atau hasutan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan terpengaruh, mohon jangan terpengaruh hasutan, imbauan, provokasi, adu domba. Karena permintaan-permintaan dari adek-adek mahasiswa yang sudah demonstrasi duluan kan sudah diakomodasi,” jelas Wiranto, Minggu (29/9/2019).

Wiranto menjelaskan, saat ini tengah diatur sebuah dialog antara mahasiswa  dengan Presiden, supaya terjadi komunikasi timbal balik antara pemerintah dengan masyarakat.

“Sekarang sudah akan diatur dialog dengan Presiden, kan itu kehormatan, itu merupakan suatu upaya untuk adanya komunikasi timbal balik antara pemerintah dan masyarakat, terutama mahasiswa,” jelas Wiranto.

Wiranto menyampaikan, berdasarkan informasi intelijen, kelompok gelombang baru memiliki tujuan untuk mengadu domba antar masyarakat dengan pemerintah, sehingga tujuan dari demo yang ingin menyampaikan aspirasi dari masyarakat ke pemerintah menjadi tidak tersampaikan.

“Langsung mengganggu kehidupan masyarakat, mengganggu kenyamanan masyarakat, jalan-jalan jadi ditutup, kemudian pembakaran, orang jadi khawatir keluar, ini semuanya kan mengganggu aktivitas masyarakat, jadi harus jelas, jangan sampai kemudian dipelintir-pelintir,” jelas Wiranto.

Gerakan demo yang menyebabkan kerusuhan di beberapa tempat ini disebabkan oleh kelompok dari Gelombang Baru. Di mana mereka ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat dengan menyebarkan provokasi.

“Ada kelompok lain yang akan memanfaatkan dari teman-teman ini, apakah tukang ojek, apakah kemudian kelompok garis keras, garis keras ya, kemudian ada lagi pelajar, itu kan sudah satu-satu dimanfaatkan mereka,” jelasnya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.