Mahfud MD : Tidak Boleh Ada Sweeping Perayaan Natal

Yovie Wicaksono - 22 December 2019
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Kediri – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, tidak ada aksi sweeping pada perayaan Natal 2019 nanti. Jika pun nantinya ada dan diketahui, ia meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menyelesaikanya, sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Tidak boleh ada sweeping perayaan, kalau pun ada dan diketahui pasti diselesaikan oleh aparat. Saya juga meminta aparat untuk menyelesaikannya melalui hukum yang berlaku, tidak boleh ada sweeping,” kata Mahfud MD saat ditemui dalam kunjungan di Pondok Pesantren Al-Amin Ngasinan Rejomulyo, Kota Kediri, Sabtu (21/12/2019).

Lebih lanjut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menambahkan, yang boleh melakukan sweeping adalah Polisi dan tentara. Sesuai Konstutusi yang berhak untuk memegang senjata untuk menjaga negara dan tegaknya hukum adalah Polisi dan tentara.

“Yang boleh melakukan sweeping itu, Polisi dan tentara. Menurut Konstitusi yang boleh memegang senjata dan melakukan kekerasan untuk menjaga negara dan tegaknya hukum hanya Polisi dan tentara di Negeri ini, yang lain tidak ada,” tegasnya.

Sekedar informasi, tujuan kedatangan Mahfud MD ke Ponpes Ngasinan adalah untuk mengikuti giat seminar Halaqoh Kebangsaan yang mengambil tema tentang Harmonisasi Dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Mahfud MD yang didaulat sebagai pembicara atau narasumber datang tidak sendirian melainkan didampingi rombongan dari Jakarta.

Pengasuh Ponpes Al-Amien Ngasinan, KH Anwar Iskandar membuka acara dengan sambutan. Selain Mahfud MD, panitia juga mengundang Prof Dr Ali Maschan Moesa Rektor Universitas Islam Kadiri. Sebagai Moderator ditunjuk KH Achmad Fakhurozi dari Malang. Sebagai pembicara Prof Mahfud MD dan Prof Ali Machasan Moesa rektor Uniska, diberi kesempatan untuk menyampaikan materi dihadapan para tamu undangan yang hadir. Disampaikan Mahfud MD bahwa berhalaqoh kebangsaan itu minimal punya dua hati.

Turut hadir dalam acara ini, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. Seminar Halaqoh Kebangsaan ini menarik perhatian sejumlah Gus (putera kyai) mau pun Ibu Nyai datang mengikuti acara seminar ini. Pelaksanan kegiatan acara ini berlangsung kurang lebih dua jam.

Diketahui selain mendatangi Ponpes Al – Amin Ngasinan Rejomulyo Kota Kediri. Sebelumnya Prof. Mahfud MD juga menghadiri acara Wisuda Program Sarjana Magister Uniska di Gelanggang Olahraga Joyobo Kota Kediri. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.