Mahfud MD Sebut China Akui Tak Ada Konflik dengan Indonesia

Yovie Wicaksono - 18 January 2020
Menko Polhukam Mahfud MD usai bertemu dengan Dubes China untuk Indonesia Xiao Qian, Jumat (17/1/2020). Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik,  Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah China mengakui tidak ada konflik dengan Indonesia. Baik China dan Indonesia tidak memiliki perselisihan wilayah. 

“Dia (Dubes China) sudah bilang, tidak ada konflik dengan kita. China dan Indonesia tidak dispute (perselisihan) wilayah. Dia yang bilang. Jadi dia mengatakan, Pemerintah China sama dengan Indonesia tidak ada dispute tentang wilayah antara Indonesia dan China,” ujar Mahfud MD usai bertemu dengan Dubes China untuk Indonesia Xiao Qian, Jumat (17/1/2020).

Soal Perairan Natuna, Mahfud menegaskan jika sikap pemerintah jelas yakni tetap menjaga kedaulatan dan menjaga hak berdaulat. Sementara kerja sama di bidang lainnya terus dilakukan.

“Ada 2 hal ya. Kalau di Zona Ekonomi Eksklusif itu namanya Hak Berdaulat, kalau di wilayah kita sendiri, wilayah teritori namanya Kedaulatan. Kita akan jaga itu dua-duanya.  Nah, kerjasama di bidang lain yang jauh lebih banyak dari itu, ya diteruskan,” katanya. 

Sementara itu, Dubes China untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan, hubungan China dan Indonesia adalah teman baik. Selama 5 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko  Widodo telah membuat perkembangan yang sangat besar di bidang politik, ekonomi, perdagangan, investasi, budaya, dan lainnya. 

“Telah banyak yang kita capai. Namun bahkan teman baik pun memiliki perbedaan pendapat. Bahkan tetangga yang baik juga memiliki perbedaan pendapat. Mungkin ada perselisihan, itu tidak masalah. Bahkan antara teman baik, antara tetangga yang baik kita bisa berdiskusi atau berbicara tentang berbagai hal secara kekeluargaan. Kita dapat berdialog dan membicarakan tentang bagaimana menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik,” kata Xiao Qian. 

“Jadi antara China dan Indonesia, kita memang memiliki perbedaan pendapat tentang beberapa hal, tapi kita memiliki koneksi yang sangat dekat,” sambungnya. 

Terkait nelayan China yang melaut di Perairan Natuna,  Xiao Qian mengatakan bahwa itu atas kemauan sendiri dan mereka kembali setelah mendapatkan ikan. 

“Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi, tapi yang saya tahu masalah di antara kita dan kita dapat menanganinya dengan baik dan kita tetap bisa terus berdiskusi serta mencari cara menyelesaikan masalah ini,” katanya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.