Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya Ajarkan Pemrograman Sederhana Pada Siswa SD

Yovie Wicaksono - 11 May 2023

SR, Surabaya – Banyak anggapan belajar membuat situs web hingga animasi harus ditekuni ketika usia remaja, atau dewasa. Rupanya, dasar-dasar dalam membuat program bisa dipelajari sedari dini.

Lewat kegiatan pengabdian masyarakat “From Scratch to Hatch”, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (Himainfra) Universitas Petra Surabaya mengajarkan ratusan siswa dari beberapa SD Kristen Petra di Surabaya soal penggunaan situs pemrograman sederhana, yakni https://scratch.mit.edu, pada 4-5 Mei 2023.  

Dipandu oleh mahasiswa Informatics angkatan 2018 hingga 2022, pada hari pertama, peserta tiap sekolah mendapatkan gambaran situs tersebut. Kemudian di hari kedua siswa yang berasal dari kelas V SD ini terbagi dalam beberapa kelompok, untuk melakukan latihan pemrograman.

Jika biasanya pemrograman berisi susunan angka, huruf, dan simbol, di situs tersebut, logika dan matematika sederhana, justru diolah dengan menggunakan gambar, hingga objek kartun yang penuh dengan warna-warna terang.  

Di media tersebut, siswa bisa tahu lebih awal, seperti apa animasi dalam situs web dibuat, hingga bagaimana perintah dalam sebuah web tercipta.

Salah satu siswa kelas 5C SD Petra 9, Michelle Ivy Shen merasa antusias dalam berkreasi membuat objek anjing berbicara, dengan menggunakan formula dan sistem yang diajarkan oleh mahasiswa.  

Sementara itu, salah satu guru SD Petra 9, Kendie yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pada zaman sekarang anak-anak tidak bisa lepas dari teknologi. Pembelajaran yang dibalut dengan teknologi seperti ini pastinya menumbuhkan ketertarikan mereka, dibanding menggunakan model pembelajaran konvensional.

“Dengan mengenal sistem pemrograman dari bangku Sekolah Dasar, siswa bisa tahu seperti apa di balik layar dunia digital yang sehari-hari mereka gunakan. Terlebih lagi, setiap lapisan kehidupan tidak bisa terlepas dari teknologi informasi, mulai dari pendidikan, hingga pertanian, memerlukan ahli di bidang IT untuk mengembangkan produknya,” ujarnya. (*/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.