Love Ministry Center Berbagi Hadiah dan Kegembiraan Bareng Disabilitas

Rudy Hartono - 6 July 2025
Salah seorang disabilitas netra mendapat door prize dalam meet up bareng Love Ministry Center di Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinas Sosial Jatim (GadisKU) Jl Jemur Andayani XVIII No. 19 Surabaya, Sabtu (5/7/2025). (foto:anton/superradio.id)

SR, Surabaya – Komunitas Pelayanan Kasih Love Ministry Center Surabaya berbagi keceriaan dan membersamai berbagai organisasi disabilitas Surabaya dan Sidoarjo, Sabtu (5/7/2025) bertempat di Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinas Sosial Jatim (GadisKU) Jl Jemur Andayani XVIII No. 19 Surabaya.

Sedikitnya 60 orang disabilitas dari Forum Disabilitas Jatim, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan GadisKU berpartisipasi dalam acara itu. Tidak ada agenda khusus dalam pertemuan itu, semata-mata untuk bersapa dan bergembira memberikan semangat satu sama lain.

Ketua Love Ministry Center Jimmy (tengah) dan sebagian aktivisnya mendendangkan sebuah lagu dalam meet up bareng puluhan disabilitas di Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinas Sosial Jatim (GadisKU) Jl Jemur Andayani XVIII No. 19 Surabaya, Sabtu (5/7/2025). (foto:anton/superradio.id)

Dalam momen itu, Love Ministry Center mendatangkan organ tunggal yang dimainkan lansia menghibur penyandang disabilitas dengan lagu-lagu nostalgia hingga campur sari kekinian. Silih berganti menyumbangkan suaranya untuk menebar kegembiraan.

Tidak hanya menyanyi, untuk lebih mengakrabkan satu dengan lain, Love Ministry Center bikin gimmick berupa game kecil, teka-teki lucu, tebak lagu, berbalas pantun, dan makan bersama.

“Kami senang bertemu teman-teman disabilitas, senang bisa berbagi kasih. Sesungguhnya pertemuan ini tidak ada agenda atau event  khusus. Bukan kami yang memilih hari pertemuan ini, tapi Tuhan, kami yakin bahwa semua hari adalah hari baik,” kata Jimmy, Ketua love Ministry Center menjawab superradio.id.

 Aktivis Love Ministry Center membagikan sembako bagi penyandang disabilitas di Galeri Disabilitas (GadisKU) Jl Jemur Andayani XVIII No. 19 Surabaya, Sabtu (5/7/2025). (foto:anton/superradio.id)

Diterangkan Jimmy, love ministry merupakan komunitas pelayan kasih yang sudah terbentuk cukup lama. Komunitas ini lebih banyak melakukan aksi-aksi sosial bagi kelompok-kelompok marjinal dan pra-sejahtera di antaranya tukang becak, warga tidak mampu, menjenguk dan mendoakan orang sakit dan banyak lagi.

“Hari ini kami berbagi sembako, beras, door prize peralatan rumah tangga, ada ikan segar, angpau, makan bersama, bernyanyi dengan kawan disabilitas,” urai Jimmy, ”Apa yang kami berikan itu berasal dari donatur, bukan uang kami. Para donatur itu ingin memberi semangat apresiasi bagi para disabilitas, karena kami mengumpulkan dan  menyalurkan amanat para donatur,” imbuhnya.

Sudah Kali Ketiga

Ketua Forum Disabilitas Jatim Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada Love Ministry Center yang mau  berbagi kasih kepada mereka para penyandang disabilitas. Ia menilai Love ministry memiliki komitmen, konsistesi  dan kepedulian yang tinggi terhadap penyandang disabilitas.

Salah seorang perwakilan Forum Disabilitas Jatim fisik menerima angpau dari donatur yang disalurkan oleh Love Ministry Center. (foto:anton/superradio.id)

“Sesungguhnya kerjasama kami ini sudah cukup lama, seingat saya ini ketiga kalinya Love Ministry berbagi dengan penyandang disabilitas, yakni sebelum pandemi, saat pandemi, dan sekarang ini,” ungkap Joko yang juga penggerak Unit Pelayanan Penanggulanga Bencana Jatim.

Dikatakan Joko, dalam momen hari itu ada  enam  dari 50 forum organisasi disabilitas yang hadir di GadisKU ini. “Ke depan kami berharap Love Ministry Center  bisa mengembangkan  kerjasama dengan penyandang disabilitas dalam  bentuk lainnya,”usul Joko.

Sementara itu, Direktur GadisKU Edy Cahyono mengaku senang ketempatan berkumpulnya para penyandang disabilitas dan Love Ministry Center. GadisKU sebagai Lembaga Pelatihan Kerja milik Dinas Sosial Pemprov Jatim sangat terbuka untuk kegiatan para disabilitas. Selain itu GadisKU juga dapat memfasilitasi komunitas sosial seperti Love Ministry jika tergerak untuk turut serta membantu peningkatan kapasitas penyandang disabilitas.

Direktur GadisKU Edy Cahyono (kiri) foto bareng komunitas Love Ministry Center dan pimpinan organisasi disabilitas di Galeri Disabilitas (GadisKU) Jl Jemur Andayani XVIII No. 19 Surabaya, Sabtu (5/7/2025). (foto:anton/superradio.id)

“Setahun didirikan, GadisKU sudah banyak menyalurkan teman-teman disabilitas ke tempat kerja di berbagai perusahaan dan BUMD. Mereka yang  mulai bekerja kerap mengadu ke kami bahwa mereka terkendala uang transport menuju tempat kerja, karena bulan pertama mereka masih belum terima upah utuh,” papar Edi

Disamping mencarikan lowongan kerja, GadisKU juga membantu memasarkan produk atau kerajinan  para penyandang disabilitas baik melalui show room maupun pameran-pameran yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta.

Beberapa produk kerajinan yang dipasarkan GadisKU di antaranya batik ciprat karya disabilitas mental, tas perempuan motif batik,  keset dan kemoceng karya disabilitas netra,  sabun cair karya disabilitas grahita, dan masih banyak lagi.  “Misi kami mengantarkan penyandang disabilitas  menuju kemandirian sosial dan kemandirian ekonomi. Kami dan para penyandang disabilitas akan senang sekali jika Love Ministry Centermendukung misi kami,” pungkas Edy. (ton/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.