Liburan ala Jepang, Wisata Petik Stroberi di Sakura Garden Lumajang

Rudy Hartono - 2 November 2026
Aktifitas pengunjung di wisata Sakura Garden di Desa Sumbermujur Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (27/10/2026) Mereka petik stroberi di sambil memakai pakaian Jepang di Wisata Sakura Garden Kecamatan Pronojiwo Lumajang.

SR, Lumajang – Wisata Sakura Garden di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menawarkan pengalaman petik stroberi dengan nuansa khas Jepang.

Berada di lereng Gunung Semeru, destinasi ini menghadirkan suasana Negeri Sakura melalui kebun stroberi, penyewaan pakaian tradisional Jepang, hingga panorama pegunungan.

Pengunjung juga bisa merasakan sensasi memetik langsung stroberi yang bibitnya berasal dari Jepang. Udara sejuk dan pemandangan Gunung Semeru semakin menambah pengalaman berwisata, seolah berada di kawasan Gunung Fuji, Jepang.

Petugas di pintu masuk Wisata Sakura Garden menyambut pengunjung dengan mengenakan pakaian ala negeri Samurai. Selain itu, pengelola menyediakan lokasi penyewaan pakaian khas Jepang sebelum wisatawan menikmati pengalaman memetik stroberi.

Kualitas udara yang terasa sejuk di kaki Gunung Semeru kian menambah sensasi bagi pengunjung seperti berada di kebun stroberi di lereng Gunung Fuji Jepang. Pantauan di lapangan, lokasi kebun yang menghadap langsung ke Gunung Semeru menjadi daya tarik tersendiri.

Shila Rahmah, Pengelola Wisata Sakura Garden, mengungkapkan destinasi ini berdiri sejak 2019. Namun, tempat wisata tersebut sempat vakum selama dua tahun akibat bencana erupsi Semeru pada 2021 dan pandemi Covid-19. “Setelah itu kami bergerak lagi hingga sekarang. Pengunjung paling banyak minat petik stroberi,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

Stroberi di wisata ini dinilai menjadi salah satu komoditas unggulan di Lumajang karena bibitnya berasal dari Jepang dan memiliki karakter rasa tersendiri.

Di sisi lain, tersedianya fasilitas baju khas Jepang untuk dikenakan saat memetik buah berwarna merah tersebut turut memberikan nuansa estetis bagi wisatawan. “Banyak yang foto foto pakai baju Jepang dengan background Japanese,” ucap Shila. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.