Agrofest 2026 Pasuruan: Buka Kemitraan Tani dan UMKM

Rudy Hartono - 2 November 2026
Pembukaan Pasuruan Agrofest 2026 sebagai ajang promosi produk lokal. Agrofest 2026 Pasuruan Perkuat Promosi Produk Lokal dan Buka Peluang Pasar Pertanian

SR, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Agrofest 2026 untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas peluang pasar bagi petani dan pelaku usaha sektor pertanian.

Kegiatan yang berlangsung di Universitas Yudharta Pasuruan, Kamis (29/10/2026) siang, tersebut menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus mempertemukan pelaku usaha untuk membuka peluang kerja sama.

Agrofest 2026 dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko.

Beragam kegiatan digelar, mulai dari business matching pelaku usaha pertanian dan perikanan hingga pameran produk unggulan.

Selain itu, terdapat Gerakan Pangan Murah yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur.

Kegiatan juga diisi pelayanan kesehatan hewan, lomba kolase anak, penyerahan sarana produksi pertanian, serta penandatanganan perjanjian kerja sama.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad mengatakan, Agrofest digelar untuk memperkenalkan potensi, inovasi, dan produk unggulan khas Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat.

Melalui pameran secara langsung, masyarakat diharapkan bisa mengenal produk sekaligus mengetahui asal dan kualitasnya.

“Dari kegiatan Agrofest ini, masyarakat alias para pembeli bisa tahu dari mana barang yang dihasilkan dan kualitas produknya seperti apa,” katanya.

Menurut Syaifudin, sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Petani tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyediakan bahan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Karena itu, kolaborasi antara petani dan Badan Gizi Nasional (BGN) perlu terus didorong.

Kerja sama tersebut dinilai dapat membuka peluang kemitraan yang saling menguntungkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan untuk program pemenuhan gizi masyarakat.

“Melalui sinergi ini, kita berharap produk pertanian lokal dapat memiliki akses pasar yang lebih luas, sementara kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi dengan pasokan yang berkualitas, berkesinambungan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (*/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.