Untari Ajak Gerakan Koperasi di Jatim Turut Berpartisipasi Kurangi Angka Kemiskinan Ekstrem

Yovie Wicaksono - 21 July 2022
Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari Bisowarno. Foto : (Istimewa)

SR,Kediri – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari Bisowarno mengajak gerakan koperasi di Jawa Timur, turut serta dalam upaya pemulihan ekonomi selepas Pandemi Covid-19. Ajakan ini disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75 yang diselenggarakan oleh Dekopinwil Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Andromeda Qomariah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan.

Sri Untari mengatakan, koperasi harus andil dalam agenda kebangkitan ekonomi Jawa Timur yang telah dicanangkan tumbuh sebesar 4 persen pada tahun 2022. Ditambahkan, pada pandemi Covid-19 lalu, koperasi terbukti mampu bertahan di tengah krisis ekonomi, dikarenakan kekuatan kemandirian dan kepercayaan dari anggota-anggotanya.

“Malah bisa menambah karyawan, malah bisa menaikkan SHU-nya, asetnya naik. Artinya walaupun masa pandemi ini, koperasi ini dengan kekuatan gotong royongnya mau mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di luar koperasi,” ujarnya, (Kamis, 21/7/2022)

Sekadar informasi, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, sebanyak 17,8 persen dari jumlah koperasi secara nasional itu terdapat di Provinsi Jawa Timur. Dan, melalui pendekatan ekonomi yang inklusif, Untari yakin Koperasi di Jawa Timur telah menyumbangkan lebih dari 10 persen PDRB Jatim.

“Saya yakin koperasi menyumbangkan PDRB di atas 10 persen. Karena saya yakin ekonomi Jawa Timur ini agregatornya itu adalah ekonomi kecil yang digerakkan oleh UKM kecil. Itu semua dengan mudah itu bisa dibiayai oleh koperasi,” jelas Sri Untari.

Terkhusus dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur. Anggota Komisi E DPRD Jatim ini menyebutkan, setidaknya sebanyak 4 juta penduduk Jatim yang masih dikategorikan mengalami kemiskinan ekstrem.

“Bagaimana koperasi-koperasi di pedesaan itu dilibatkan dalam membangun dan mengurangi kemiskinan ekstrem yang ada di Jawa Timur. Apabila kita bekerja bersama-sama, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Sri Untari. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.