Kurangi Kekerasan Perempuan dan Anak, Pokja Puspa Gayatri Idealnya Dimiliki Semua Dinas dan Instansi
SR, Surabaya – Guna memberikan keterampilan dan mengurangi tingkat kekerasan pada perempuan dan anak, keberadaan kelompok kerja (Pokja) partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (Puspa) diharapkan dimiliki oleh seluruh instansi pemerintah hingga pedesaan.
Wakil Ketua Pokja Puspa Gayatri Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, Indarsyah Chalifayanti berharap, pokja tersebut tidak hanya dimiliki satu dinas saja, namun juga dipunyai instansi lain dan kantor desa.
“Dengan adanya Puspa di berbagai dinas, kita bisa kerjasama antara dinas dan mampu mengembangkan dan memperkenalkan Puspa Gayatri,” katanya, di Surabaya, Jumat (28/2/2020).
Dikatakannya, Puspa Gayatri memang belum banyak diketahui oleh masyarakat terutama di Provinsi Jawa Timur. Padahal dibentuknya forum Puspa Gayatri bertujuan untuk menyetarakan gender terutama mengakhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan dan mengakhiri ketertinggalan perempuan dalam politik.
Keberadaan Pokja Puspa Gayatri juga membuat berbagai program untuk kesejahteraan perempuan dan anak, diantaranya program rumah curhat, forum anak dan berbagai pelatihan sentra makanan yang berasal dari sumber daya alam serta keterampilan membuat aksesoris. (*/red)
Tags: Cegah kekerasan anak dan perempuan, Pokja Puspa Gayatri
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





