Kunjungi Kediri, Risma Serahkan Bantuan ATENSI

Yovie Wicaksono - 13 February 2022

SR, Kediri – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Panjalu Jayati, Kabupaten Kediri, Minggu (13/2/2022) siang, dengan didampingi oleh Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana.

Adapun tujuan kedatangan mantan Wali Kota Surabaya ini ke pendopo untuk menyerahkan bantuan dalam Program Asisten Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 32 penyandang disabilitas, serta 5 anak berhadapan dengan hukum (korban) dan 5 orang korban penyalahgunaan Napza (Narkotika).

Bantuan yang diserahkan nilainya total Rp59.474.000 dan antara lain berupa perlengkapan sekolah, pangan bergizi, dan paket dukungan wirausaha berupa perangkat usaha warung, usaha pertanian, usaha jasa jahit, usaha jasa penatu, dan usaha ternak.

Saat menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat, Risma memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat dalam menjalani kehidupan.

Risma juga berbagi cerita tentang pengalamannya yang pernah membebaskan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) ketika dalam pasungan.

“Saya percaya bahwa semua pasti bisa. Bahkan ada yang kita rawat itu mantan ODGJ. Orang tersebut pernah dipasung kemudian saya bebaskan, lalu kita bantu usaha ternak kambing dan alhamdulillah berjalan. Meski banyak orang meremehkan, tetapi ternyata berjalan dengan baik,” ceritanya.

Meski demikian, Mensos berpesan kepada penerima manfaat khususnya kepada anak yang berhadapan dengan hukum,  serta 5 orang korban penyalahgunaan Napza agar tidak terjebak dalam permasalahan yang sama di masa lalu.

Kepada Bupati Kediri, Mensos juga meminta agar dilakukan pemantauan terhadap progres bantuan yang diberikan.

“Mohon bantuannya Pak Bupati, barangkali di tengah jalan dibutuhkan tambahan bantuan atau dukungan silahkan disampaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial yang telah bersedia membantu warga Kabupaten Kediri. Menurutnya, pemberian bantuan itu diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

“Ada yang dulunya bekas pecandu Napza, sekarang juga sudah taubat dan membuka toko kelontong untuk usaha. Maka kita berikan kebutuhan untuk membuka usaha toko kelontong. Jadi sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Bup ini. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.