KPU Kota Mojokerto Luncurkan Maskot dan Jingle Pilwali 2024

Rudy Hartono - 14 June 2024
Maskot dan jingle untuk pemilihan walikota Mojokerto dalam Pilkada tahun 2024. (foto: diskominfo kota mjokerto)

SR, Mojokerto – Komisi pemilihan umum (KPU) Kota Mojokerto, resmi meluncurkan maskot dan jingle untuk pemilihan walikota Mojokerto dalam Pilkada tahun 2024 di Gedung olahraga Seni Majapahit Jl Gajah Mada Mojokerto, pada Rabu (12/6/2024) malam.

Peluncuran tersebut dihadiri Pj Walikota Mojokerto beserta sekda, jajaran kepala Organisasi perangkat daerah empat pilar (Kejaksaan, TNI, POLRI dan Pemkot), Ormas, seluruh PPK dan PPS se Kota Mojokerto.

Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin mengatakan, maskot Pilwali Kota Mojokero 2024 tersebut berupa sepasang burung Garuda perempuan dan laki -laki yang mengenakan pakaian ‘ala’ Majapahitan dengan nama Kerto dan Kerti.

“Filosofinya, bahwa pemilih tidak hanya laki-laki tapi juga kaum perempuan, memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam Pilkada. Maskot Pilkada kota Mojokerto ini diberi nama Kerto dan Kerti,” terang Saiful.

Siaful menjelaskan, kata Kerto di ambil dari penggalan Mojokerto memiliki arti kemakmuran, keadilan, kesejahteraan dan lain-lain. Sedangkan Kerti melambangkan kesemuanya yang berkonotasi pada perempuan.

“Kita ini memberi keadilan kepada laki-laki dan perempuan, utamanya pada Pilwali Kota Mojokerto 2024,” urainya.

Sedangkan untuk jingle diberi judul ‘Mojokerto Kota Keren’, dengan lirik dalam bahasa Jawa Mojokertoan dicampur Bahasa Indonesia yang bermakna ajakan masyarakat untuk memberikan suaranya dalam Pilwali yang akan digelar 27 November 2024 mendatang.

“Lirik dalam jingle tersebut mengajak masyarakat Kota Mojokerto berbondong-bondong memberikan suaranya dalam Pilwali yang akan digelar 27 November 2024 nanti,” paparnya.

Sementara, Pj Walikota Mojokerto Ali Kuncoro berharap, para pihak bakal calon maupun calon Pilwali tahun 2024 yang akan berkontestasi nantinya bisa menjaga kesatuan dan ketentraman masyarakat Bumi Majapahit.

“Saya berharap siapapun yang akan berkontestasi bisa membawa keteduhan, keceriaan. Memaknai pilkada dengan perbedaan adalah sebuah Rohmatan lilalamin,” tutur Ali Kuncoro.

Ali juga menuturkan, seluruh elemen yang ada seperti Media, TNI, POLRI, Pemerintah dan Partai politik harus bersatu untuk berjalannya Pilkada nantinya kondusif dan damai.

“Semua adalah sapu lidi dalam satu ikatan atas nama negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Ali Kuncoro.

Acara ini juga sebagian dari sosialisasi KPU Kota Mojokerto dalam meningkatkan minat masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dalam Pilwali kota Mojokerto. (*/rri/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.