Kesulitan Jaring Atlet Disabilitas, NPC Jatim Jemput Bola

Rudy Hartono - 28 May 2025
Imam Kuncoro (kanan) Ketua Umum NPC Jawa Timur. (sumber:rri)

SR, Surabaya – Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Jawa Timur, Imam Kuncoro menegaskan pentingnya jemput bola menjaring atlet disabilitas.

Menurutnya, tidak mudah menjaring atlet disabilitas sebab itu perekrutan nya juga sangat berbeda dibanding cabang olahraga umum yang bisa lewat klub.”Kalau disabilitas, kita harus turun ke daerah untuk menemukan mereka,” jelas Imam Kuncoro, Senin (26/5/2025).

Ia menambahkan, banyak calon atlet disabilitas belum mengenal potensi mereka di bidang olahraga. NPC Jatim kerap mendatangi sekolah luar biasa untuk mencari tuna rungu, tuna netra, dan tuna wicara. Namun Imam mengakui kesulitan menjaring siswa tuna daksa yang bersekolah di lembaga umum. “Kalau mereka mau saja bergabung, kami sudah bersyukur,” ujarnya menekankan pentingnya pendekatan personal.

Menurutnya, ajakan langsung lebih efektif dibanding hanya menggelar event olahraga. NPC Jatim tidak bisa hanya menunggu pendaftaran terbuka dari calon atlet disabilitas. Langkah aktif jemput bola menjadi satu-satunya cara menemukan bibit unggul.

Imam menilai potensi atlet disabilitas sangat besar jika mereka diarahkan sejak dini. Namun proses pembinaan butuh kesabaran, kedekatan emosional, dan perhatian khusus.

NPC Jatim berharap dukungan semua pihak untuk membuka ruang seleksi inklusif. Tanpa kerja sama daerah dan sekolah, penjaringan atlet disabilitas tak akan maksimal. (*/rri/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.