Kepala Disdikbud Sidoarjo Buka Pagelaran Wayang Gagrak Porongan 12 Titik

Rudy Hartono - 8 June 2024
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi (kanan) menyerahkan gunungan kepada Ki Darmawan, di acara pembukaan Pagelaran Wayang Gagrak Porongan, di Desa Watu Golong, Kecamatan Krian, Jumat (7/6/2024). (foto:Istimewa)

SR, Sidoarjo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi membuka rangkaian Pagelaran Wayang Gagrak Porongan, di Desa Watu Golong, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (7/6/2024). Pagelaran wayang ini digelar di 12 titik mulai 7 Juni hingga 8 November 2024.

Saat membuka  Pagelaran Wayang Gagrak Porongan, Tirto Adi menyerahkan gunungan kepada Ki Slamet Darmawan yang mendapat giliran pertama gelar wayang di Desa Golong. Ki Slamet Darmawan menggelar wayang dengan lakon “Sang Gunawan (Bubrah Alengka)”.

Dalam lakon Sang Gunawan, menceritakan sosok Gunawan Kunta Wibisana, adik dari Rahwana, penguasa Kerajaan Alengka. Di latar belakangi kisah penculikan Dewi Shinta dalam  kisah Rama-Shinta, Gunawan mengingatkan Rahwana agar mengembalikan Dewi Shinta, tetapi Rahwana menolak bahkan menusuk mata Gunawan hingga buta.

Dalam sakitnya, Gunawan ditolong dan disembuhkan  oleh Sri Rama. Setelah itu, Gunawan berjanji akan membela Sri Rama saat menyatroni Alengka. Dan benar saja, Rahwana  bisa ditaklukkan dan Dewi Shinta kembali kepada Sri Rama.

“Sejatinya,  Gunawan adalah sosok kunci sebagai nujum untuk menghancurkan kesombongan, ketamakan, dan keserakahan Rahwana,” ujar Ki surono, salah satu tim kurator dalang pewayangan di Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda), dalam rilis yang diterima superradio.id, Sabtu (8/6/2024)

Terkait Pagelaran Wayang Gagrak Porongan, Ki Surono mengatakan, acara ini  mengenalkan kepada masyarakat bahwa Wayang Gagrak Porongan itu sebagai kesenian tradisional asli Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk acara ini akan digelar wayang kulit di 12 titik di Kabupaten Sidoarjo. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkab Sidoarjo yang mendukung seni tradisional yang mengangkat nilai-nilai luhur ini. Kami berharap tahun depan bisa digelar kembali acara seperti ini,” tutup salah satu dalang sepuh ini.

Ikut hadir saat pembukaan Pagelaran Wayang Gagrak Porongan itu Kepala Dinas Perpustakaan Sidoarjo, Kabid Kebudayaan Sidoarjo Sukartini, Camat Krian, Lurah Watu Golong Slamet Handoyo, serta 12 dalang yang akan memeriahkan Pagelaran wayang di 12 titik.

Adapun jadwal pegelaran wayang 12 titik adalah sebagai berikut:

  1. 7 Juni. Dalang Ki Darmawan, di Desa Golong, Kecamatan Krian
  2. 15 Juni. Dalang Ki Rochmat Hadi, di Desa Candi Negoro, Kecamatan Wonoayu
  3. 21 Juni. Dalang Ki Surono Tawaar, di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan
  4. 13 Juli. Dalang Ki Bambang Sugio, di Desa Wilayut, Kecamatan Sukodono
  5. 19 Juli. Dalang Ki Ken Hata/Ki Satriyo, di Desa Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo
  6. – Juli . Dalang Ki Sigit Harimurti, di Desa Rangkah, Kecamatan Sidoarjo Kota
  7. 3 Agustus. Dalang Ki Hadiyono, di Desa Kedung Sukodani, Kecamatan Balong Bendo
  8. 10 Agustus. Dalang Ki Suwaji, di Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi
  9. 24 Agustus. Dalang Ki Surono Gondo Taruno, di Desa Pabean, Kecamatan Sedati
  10. 31 Agustus. Dalang Ki Didik Iswandi, di Desa Wage, Kecamatan Taman
  11. 6 September. Dalang Ki Joko Supriyanto, di Desa Waru, Kecamatan Waru
  12. 8 November. Dalang Ki Johan Suilo, di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong (*/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.