Kepadatan Arus Balik di Pelabuhan Ketapang Diurai 36 Kapal

Rudy Hartono - 1 April 2026
Antrean kendaraan roda empat mobil pribadi dan bus penumpang di area parkir utama Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa (31/3/2026). (foto: antara)

SR, Banyuwangi – Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan sebanyak 36 kapal feri guna mengurai kepadatan seiring terus terjadi lonjakan penumpang pada arus balik H+9 Lebaran 2026, Selasa (31/3/2026).

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi pada Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur Bayu Kusumo Nugroho menjelaskan, dari 36 unit kapal yang dioperasikan, sejumlah kapal menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) guna mempercepat penguraian penumpukan kendaraan di pelabuhan dan di jalan arteri menuju pelabuhan.

“Pada hari ini ada 36 unit kapal yang beroperasi melayani pengguna jasa karena arus penyeberangan sangat padat, baik kendaraan roda empat mobil pribadi, maupun bus penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” ujar dia di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026).

Bayu menjelaskan sejumlah kapal feri yang beroperasi dengan pola tiba bongkar berangkat (TBB) atau melakukan pemuatan kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) ke Pelabuhan Gilimanuk (Bali), dan setelah bongkar muatan langsung kembali tanpa memuat sebagai upaya percepatan mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ketapang.

Mengenai jumlah kapal yang menerapkan pola TBB, lanjut dia, menyesuaikan kebutuhan atau kondisi di lapangan sesuai kepadatan penumpang.

“Oleh karena itu, kapal beroperasi TBB kondisional, karena kami juga tetap menjaga keseimbangan dua sisi pelabuhan, baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk,” kata Bayu.

Dari pantauan, pada H+9 Lebaran 2026 atau Selasa (31/3) antrean kendaraan truk cukup panjang dan mencapai sekitar 10 kilometer dari jalan arteri depan Pelabuhan Ketapang.

Data Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang selama 24 jam (periode 30 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+8, tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 230 trip.

Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+8 mencapai 56.197 orang atau naik 5,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 53.398 orang.

Sedangkan realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+8 mencapai 10.617 unit atau naik 7,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 9.873 unit, kendaraan roda empat mencapai 4.808 unit atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 4.960 unit.

Lalu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 1.611 unit atau turun 15,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.905 unit.

Sedangkan total bus yang menyeberang mencapai 572 unit atau naik 11,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu 514 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 17.608 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+8 atau naik 2,1 persen dibandingkan realisasi periode tahun lalu 17.252 unit. (*/ant/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.