Kemendikdasmen Apresiasi PKBM Budi Utama Surabaya Didik Gratis Anjal Miskin

Rudy Hartono - 28 May 2025
Ketua PKBM Budi Utama Surabaya, Imam Rochani memperlihatkanmu penghargaan dari Kemendikdasmen. (sumber:rri) 

SR, Surabaya – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Budi Utama Surabaya meraih penghargaan dari Kemendikdasmen sebagai Satuan Pendidikan Nonformal Ideal. Ketua PKBM Budi Utama Surabaya, Imam Rochani, menjelaskan sejak 2005 pihaknya konsisten memberikan pendidikan gratis bagi fakir, yatim piatu, dan anak jalanan (anak jalanan)

“Alhamdulillah tahun ini kami di PKBM Budi Utama Surabaya memiliki 60 murid yang sekitar 80 persennya adalah siswa dari keluarga tidak mampu. Hampir mayoritas kami berikan pendidikan secara gratis mulai siswa level Kejar Paket A, B atau C. Dari mana kami bisa membiayai? Semua dari usaha yang dijalankan PKBM dan juga dukungan donasi dari dermawan,” kata Imam Rochani, Selasa (27/5/2025).

Imam mengaku bahwa PKBM Budi Utama Surabaya juga berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Berbagai penghargaan juga pernah diterima oleh PKBM Budi Utama, termasuk dari Walikota Surabaya dan berbagai lembaga lain dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kata dia, PKBM Budi Utama menjadi rujukan untuk studi banding dan pembelajaran pendidikan nonformal tingkat nasional.

Dengan diterimanya penghargaan dari Kemendikdasmen tahun ini, Imam mengaku bangga dan semakin bersemangat. “Selama ini yang kami utamakan ada pendidikan non formal yang setara untuk semua. Bahkan yang tidak mampu akan kami tanggung untuk bisa menyelesaikan sekolah melalui kejar paket,” ucapnya.

Ia berharap ke depan akan semakin banyak anak di lembaga pendidikan non formal yang bisa memberikan pendidikan setara untuk semua. “Kami di PKBM Budi Utama hanya membantu sedikit dalam  upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga ke depan kami bisa memberikan lebih banyak pengabdian kepada masyarakat,” harapnya.

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, mengatakan, penghargaan dan bentuk apresiasi itu diberikan kepada pemerintah daerah, mitra strategis, media dan jurnalis, serta tokoh pendidikan yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama dalam membangun sumber daya manusia unggul, mengembangkan sains dan teknologi, dan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berprestasi.

“Kami tentu merasa dukungan bapak dan ibu sekalian, baik yang diselenggarakan secara institusi maupun personal, memiliki makna yang sangat penting dalam program pendidikan kita. Kita telah meletakkan landasan yang kokoh untuk membangun pendidikan Indonesia untuk masa yang akan datang,” ujar Abdul Mu’ti pada keterangan persnya. (*/rri/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.