Kebakaran Savana Widodaren Bromo, 18 Jam Api Mulai Padam

Rudy Hartono - 21 June 2024
Salah satu relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) pada saat mengamati area terdampak kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (20/6/2024). (sumber:antara)

SR, Malang – Masyarakat Peduli Api (MPA) Ngadas melaporkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Savana Widodaren,  masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 17.30 WiB. Setelah 18 jam kemudian,   Balai Besar TNBTS menyatakan api berhasil dipadamkan, Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan upaya pemadaman api setelah mengerahkan puluhan personel gabungan, mencakup Masyarakat Peduli Api (MPA) Resort PTN Wilayah Gunung Penanjakan, Coban Trisula, Jabung, dan MPA Ngadas.

Septi menjelaskan kebakaran hutan dan lahan tersebut, tepatnya terjadi di kawasan sekitar Puncak Lempitan, dengan posisi di sebelah timur selatan Puncak Lamen, Resort PTN Wilayah Gunung Penanjakan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Saat ini petugas melakukan proses mop up atau pendinginan di lokasi area terbakar dengan air menggunakan jet shooter,” kata Septi.

Terpisah, Ketua  Ngadas Sampetono, mengatakan kebakaran hutan diketahui sejak Selasa (18/6) malam. Sebanyak 17 personel MPA mencoba memadamkan api. Belum berhasil, MPA Ngadas kerahkan 10 personel tambahan, Rabu (19/6/2024) dan melaporkan kebakaran ke BB TNBTS.

Setelah api relatif bisa dikendalikan, Balai Besar TNBTS, saat ini masih melakukan analisa dan identifikasi terkait areal terdampak kebakaran hutan dan lahan itu. Sementara jenis tumbuhan yang terdampak, di antaranya adalah rumput merakan, alang-alang, akasia dan cemara gunung.

“Untuk luas kebakaran, saat ini petugas sedang menganalisa dan mengidentifikasi luas area yang terbakar,” katanya.

Sebagai informasi, pada 6 September 2023, juga terjadi kebakaran besar di kawasan tersebut karena ulah pengunjung yang menggunakan flare atau suar untuk kepentingan pengambilan gambar. Saat itu, akses wisata kawasan Bromo ditutup untuk wisatawan pada 6-18 September 2023. Kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp8,3 miliar.

Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Jawa Timur. Pada 2023, jumlah kunjungan ke taman nasional yang memiliki predikat terindah ketiga di dunia tersebut mencapai 368.507 wisatawan.

Jumlah tersebut, terbagi dari 355.297 wisatawan nusantara dan sebanyak 13.210 orang merupakan wisatawan mancanegara. Kunjungan itu, juga memberikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp14,70 miliar. (*/ant/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.