Kasus Demam Berdarah di Kediri Meningkat, Pasien Didominasi Anak

Yovie Wicaksono - 21 March 2024
Kepala Dinkes Kota Kediri, Muhammad Fajri Mubasysyir. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri mencatat pada periode Maret 2024 ada peningkatan kasus penyakit demam berdarah.

Kepala Dinkes Kota Kediri, Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan, total saat ini ada sebanyak 34 kasus demam berdarah dan di dominasi oleh anak-anak.

“Pasien di dominasi anak-anak.Di RS Kili suci ada sekitar 40-an pasien. Alhamdulillah tidak ada yang meninggal. Memang terjadi peningkatan kasus. Kalau data di Kemenkes pada bulan Januari 2024 memang jumlahnya meningkat sekitar 14 ribuan, dari tahun sebelumnya cuman 12 ribuan ribuan,” katanya Rabu (20/3/2024).

Dampak meningkatkannya jumlah penderita penyakit demam berdarah tersebut, lanjutnya, okupansi kamar di sejumlah rumah sakit di Kota Kediri hampir penuh.

“Hampir di seluruh rumah sakit banyak yang penuh,  termasuk di RSUD Gambiran juga penuh hampir 90 persen,” ujarnya.

Apabila jumlah pasien terus bertambah, ia mengatakan, tak menutup kemungkinan nantinya pihak Dinkes akan menambah jumlah kasur cadangan untuk ditempatkan di sejumlah rumah sakit milik pemerintah.

Selain itu, sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran penyakit demam berdarah, pihak Dinkes telah mengintruksikan seluruh petugas medis di Puskesmas untuk masif melakukan edukasi ke masyarakat tentang cara penanggulangan penyebaran penyakit demam berdarah. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.