Jaga Ketahanan Pangan saat Pandemi, Dekopin Siap Perkuat Koperasi

Yovie Wicaksono - 12 September 2020
Ketua Umum Dekopin Sri Untari. Foto : (Istimewa)

SR, Sidoarjo – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari mengatakan, pihaknya akan memperkuat jaringan koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan pangan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Jaringan inilah yang nantinya akan digerakkan untuk membantu dalam menjaga ketahanan pangan karena saat ini masih banyak terjadi impor pangan,” ujar Untari.

Ia mengatakan, jejaring koperasi ini diharapkan bisa mengumpulkan kekuatan untuk mengatasi permasalahan ketahanan pangan karena ada koperasinya tani yang menjual pangan kemudian dibeli untuk dijual kepada anggota koperasi yang lainnya.

“Termasuk juga asosiasi koperasi ritel Indonesia yang memiliki toko bisa digunakan untuk kulakan anggota dengan mendapatkan harga murah,” katanya.

Nantinya, ujar Untari, tinggal penguatan jejaring yang menjadi mitra dari Dinas Koperasi dan juga Dinas Perindustrian dan Perdagangan di masing-masing kabupaten atau kota.

“Nantinya tinggal menghubungkan antara satu koperasi dengan koperasi lainnya termasuk juga memberikan bantuan dan pendidikan kepada pelaku koperasi di daerah,” ucapnya.

Ia juga memastikan tidak ada dualisme kepengurusan di tubuh Dekopin karena secara legal melalui Munas di Makassar tahun 2019, sesuai dengan Anggaran Dasar yang ada dalam Keppres No. 6/2011, terpilih secara sah sebagai Ketua Dekopin adalah Sri Untari Bisowarno.

“Berdasarkan ketentuan Pasal 19 AD DEKOPIN yang disahkan oleh Keppres No.6/2011, bahwa masa jabatan Pimpinan Dekopin adalah lima tahun (ayat 1) dan masa jabatan paling lama dua kali berturut-turut (ayat 3). Berdasar ini, maka Nurdin Halid yang telah menjabat Ketua Umum Dekopin selama dua periode yakni periode 2009 sd 2014 dan periode 2014 sd 2019, secara otomatis telah habis masa jabatannya,” katanya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.