Inilah Pekerjaan Rumah Dunia Pendidikan di Jatim

Yovie Wicaksono - 24 November 2020
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Foto : (Humas Pemprov Jatim)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut ada pekerjaan rumah yang besar bagi dunia pendidikan di Jawa Timur.

Pertama adalah Percepatan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur, yang sampai saat ini masih di rangking 15 Nasional dengan nilai 71,50.

Kemudian masih tingginya disparitas (kesenjangan) kualitas pendidikan antar daerah dan antar lembaga, terutama dalam hal pemenuhan standar-standar pendidikan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Kondisi ini akan sangat mempengaruhi kualitas lulusan dari masing-masing daerah/lembaga,” kata Khofifah, Selasa (24/11/2020)

Selain itu juga adanya masalah belum optimalnya kualitas, kuantitas dan sebaran tenaga pendidik/guru, serta belum optimalnya angka partisipasi pendidikan khusus dan layanan khusus untuk anak penyandang disabilitas.

Serta masih rendahnya angka siswa melanjutkan ke perguruan tinggi masih rendah. Baru sekitar 32,3 persen untuk lulusan SMA, dan 20 persen untuk SMK yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Oleh karena itu melalui misi Jatim Cerdas yang merupakan bagian dari Nawa Bhakti Satya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembangunan pendidikan ini.

Dalam RAPBD Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merencanakan anggaran sebesar Rp11,868 triliun untuk membiayai sektor pendidikan.

Itu artinya setara 51,74 persen anggaran akan digunakan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

Didalamnya termasuk peningkatan kesejahteraan para guru dan tenaga kependidikan, khususnya untuk 20 ribu lebih Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta pengembangan kompetensi guru sesuai dengan tuntutan jaman.

“Oleh karena itu, saya mohon dengan hormat kepada seluruh guru di seluruh penjuru Jawa Timur, untuk berseiring, menata niat, membulatkan tekat dan membangun semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Karena masa depan Jawa Timur berada ditangan anak didik kita. Selamat Hari Guru Nasional 2020, Bangkitkan Semangat Mewujudkan Merdeka Belajar,” pungkas Khofifah. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.