Ini Tanggapan Whisnu Sakti Terkait Fenomena Gangster

Yovie Wicaksono - 8 February 2020
Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. Foto : (gesuri.id)

SR, Surabaya – Menanggapi munculnya fenomena gangster di Kota Pahlawan, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan, pihaknya akan memberikan sentuhan secara langsung berupa pengarahan pada kegiatan yang lebih positif kepada sejumlah remaja yang terlibat didalamnya.

“Mereka itu masih di usia yang sedang mencari jati diri, sehingga harus ada sentuhan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara langsung ke mereka yang memang terlibat dalam gangster itu dengan diarahkan pada kegiatan yang lebih positif. Karena maraknya fenomena ini juga akan merusak generasi muda,” ujarnya, Sabtu (8/2/2020).

Whisnu mengatakan, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan ternyata sebagian remaja yang terlibat dalam gangster tersebut mengalami putus sekolah. Oleh sebab itu, sebagai langkah antisipasi ia meminta aparatur pemerintah ditingkat paling bawah seperti lurah, untuk terus berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk memantau warganya yang mengalami putus sekolah ataupun jika ada kegiatan yang mencurigakan agar dapat diantisipasi sejak awal, sehingga tidak membentuk sebuah kelompok yang akhirnya justru mengarah kepada kenakalan remaja.

“Sampaikan problemnya apa agar kita bisa selesaikan dengan DP5A (Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), mari kita sama-sama menjaga. Karena bagi kita, mereka itu juga korban. Korban dari lingkungan ataupun hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah memberikan pembinaan terhadap beberapa remaja di Liponsos dalam waktu 24 jam dengan menghadirkan orang tuanya. Namun ia menilai permasalahan tersebut memang tidak mudah.

“Karena begitu kembali lagi kerumah, anaknya berani melawan oran tuanya. Dan itu kita harapkan juga kepada seluruh orang tua yang memiliki problem dengan anaknya yang seperti ini untuk lapor ke kita, agar kita bisa tangani lebih serius,” tandasnya.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya gangster, Pemkot Surabaya juga telah memasang CCTV yang dapat mendeteksi wajah seseorang di seluruh pelosok kota, khususnya disudut-sudut kota yang menjadi tempat berkumpulnya para gangster.

Whisnu mengatakan, agar kejadian ini tidak merugikan warga maupun remaja yang terlibat, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan Polrestabes dan pihak aparat keamanan agar dapat diantisipasi lebih cepat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga Surabaya seperti yang telah disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

“Jangan segan-segan kalau misalnya ada kegiatan anak-anak yang mencurigakan itu agar segera menghubungi call center juga,” tandasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.