Indonesia Ramaikan 8th OIC Halal Expo di Istanbul

Yovie Wicaksono - 25 November 2021
8th OIC Halal Expo yang bertemakan “New Era and New Normals: Necessity of Halal Production and Consumption" di Istanbul. Foto : (Istimewa)

SR, Istanbul – Indonesia turut serta dalam pameran perdagangan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) 8th OIC Halal Expo yang bertemakan “New Era and New Normals: Necessity of Halal Production and Consumption” di Istanbul, Turki pada 25 – 28 November 2021.

Keikut sertaan Paviliun Indonesia yang pertama kalinya dalam Halal Expo ini merupakan hasil kerjasama antara KBRI Ankara dan Kementerian Perdagangan RI.

Paviliun Indonesia pada pameran tersebut akan diikuti oleh sekira 23 perusahaan serta satu stand diaspora Indonesia di Turki. Beberapa produk andalan industri halal yang akan ditampilkan antara lain fesyen muslim, makanan dan produk pertanian, kosmetik, obat-obatan serta start up Indonesia yang bergerak di bidang teknologi finansial (fintek) berbasis Syariah.

“Keikutsertaan Indonesia pada kegiatan ini penting untuk semakin mengukuhkan eksistensi industri halal di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar. Terlebih Indonesia menarget menjadi pusat industri halal dunia,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Didi Sumedi, Rabu (14/11/2021).

Sekadar informasi, OIC Halal Expo dan World Halal Summit adalah pameran serta pertemuan bertema produk halal terbesar di dunia yang diadakan tiap tahun. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Islamic Centre for Development of Trade (ICDT) dan the Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC).

Pada penyelenggaraan tahun 2019 lalu, pameran diikuti oleh 378 exhibitors dari 36 negara dan dikunjungi sekitar 35.000 pengunjung kalangan bisnis dari berbagai negara, khususnya negara-negara anggota OKI.

Selama pameran, juga berlangsung sejumlah rangkaian kegiatan lainnya seperti the 7th World Halal Summit dan sejumlah event bisnis bertema halal lainnya.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan 3 (tiga) kawasan industri halal yang akan menjadi produsen produk-produk halal untuk kepentingan domestik dan terutama ekspor, yaitu Kawasan Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Bintan Inti Industrial Estate, Kepulauan Riau dan Kawasan Industri Halal Safe & Lock, Sidoarjo, Jawa Timur. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.